Tol Yogyakarta Solo

Kabar Terkini Jalan Tol Yogyakarta-Solo, Persoalan Penambangan Tanah Uruk di Klaten

Jalan Tol Yogyakarta-Solo. Jalan tol Jogja-Solo lewat klaten. Jalan Tol Yogyakarta-Solo terbaru. Jalan Tol Yogyakarta-Solo

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Google
Jalan penghubung antar desa di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengalami kerusakan akibat sering dilalui truk pembawa tanah uruk proyek Tol Yogyakarta-Solo 

Jalan penghubung antar desa di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengalami kerusakan akibat sering dilalui truk pembawa tanah uruk proyek Tol Yogyakarta-Solo. Jalan yang rusak dan berlubang itu kemudian ditambal dengan menggunakan tanah padas dan tanah liat.

Seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten yang rusak setelah dilalui puluhan truk pembawa tanah uruk tol, Selasa (19/7/2022).
Seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten yang rusak setelah dilalui puluhan truk pembawa tanah uruk tol, Selasa (19/7/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN)

 

NAMUN upaya itu tak membantu, jalanan justru menimbulkan debu saat cuaca panas dan berubah licin saat hujan melanda.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menutup sementara aktivitas penambangan tanah uruk untuk proyek Tol Yogyakarta-Solo di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penutupan aktivitas tambang itu untuk melakukan koordinasi dengan pihak penambang dan stakeholder terkait agar jalan desa tak rusak semakin parah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Klaten, Agus Suprapto mengatakan penambangan tanah urug di Desa Kebon tersebut untuk penyuplai uruk proyek Tol Yogyakarta-Solo.

"Untuk sementara aktivitas pertambangan kami tutup, sambil menunggu komitmen dari pengelola proyek dengan warga setempat yang terdampak, untuk melengkapi MoU (dengan warga)," katanya, Selasa (19/7/2022).

Satu unit mobil melintas di jalan penghubung antar desa yang rusak karena dilalui truk pembawa tanah urug tol Yogyakarta-Solo di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Selasa (19/7/2022).
Satu unit mobil melintas di jalan penghubung antar desa yang rusak karena dilalui truk pembawa tanah urug tol Yogyakarta-Solo di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Selasa (19/7/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN)

Menurutnya pihak penambang tanah uruk itu mengantongi izin resmi atau memiliki Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) yang dikeluarkan oleh provinsi sesuai Perpres Nomor 55 Tahun 2022. Diketahui, izin operasi dikeluarkan sejak Maret 2022.

"Izinnya, pada bulan Maret 2022, dan SIPB Surat Izin Penambangan Batuan, sesuai Perpres Nomor 55 Tahun 2022 di Provinsi, yang dikeluarkan dari BKPM, berarti produk regulasi yang dulu," papar Agus.

 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved