Ini Kunci Pemprov Jateng Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

Dari 432,5 ribu penurunan angka kemiskinan nasional pada Maret 2022, Jateng menyumbangkan angka penurunan sebesar 102,57 ribu.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
pixabay / StockSnap
Iilustrasi 

Tribunjogja.com - Jawa Tengah menjadi provinsi penyumbang penurunan angka kemiskinan tertinggi nasional.

Dari 432,5 ribu penurunan angka kemiskinan nasional pada Maret 2022, Jateng menyumbangkan angka penurunan sebesar 102,57 ribu.

Pengamat sosial Universitas Gadjah Mada ( UGM ) Arie Sujito mengapresiasi prestasi Jateng itu.

Menurutnya, Jateng berhasil membuat terobosan dalam penanganan kemiskinan yang sempat melonjak akibat pandemi. 

"Ini satu lompatan yang cukup besar, karena kelesuan akibat pandemi yang berdampak pada semua aspek termasuk kemiskinan, Jateng berhasil membuat terobosan dan berhasil menurunkan angka kemiskinan tertinggi dalam waktu yang cepat," katanya.

Baca juga: Pemprov Jateng Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Ini Peran Ganjar Pranowo

Arie mengatakan, ada satu kata kunci yang membuat Jateng berhasil mengurangi angka kemiskinan dengan cepat pasca pandemi.

Kata kunci itu tak lain adalah gotong royong.

"Gotong royong dan partisipasi sosial masyarakat yang diwujudkan di Jateng inilah yang menjadi kunci. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berhasil membangun sebuah kesadaran komunitas dan solidaritas untuk saling menguatkan dan bergotong royong. Ganjar berhasil menghubungkan pendekatan teknokrasi dengan pendekatan sosial dan kultural masyarakat," jelasnya.

Langkah itu ia lihat saat pandemi berlangsung.

Saat itu, Ganjar membuat program bernama Jogo Tonggo.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved