Tips Kesehatan

Pradiabetes Berkembang Jadi Diabetes Tipe 2 dalam Setahun: Jangan Abaikan Rekomendasi Para Ahli Ini

Ahli kesehatan merekomendasikan orang dengan pradiabetes wajib mengubah gaya hidup, antara lain pola makan sehat dan berolahraga.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
tribun manado
diabetes - Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Berdasarkan penelitian, sekitar 5 persen orang yang didiagnosis dengan pradiabetes ternyata kemudian berkembang menderita diabetes tipe 2 dalam waktu setahun. Risiko ini meningkat diyakini karena seseorang dengan pradiabetes tidak menerapkan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Ilustrasi : Diabetes
Ilustrasi : Diabetes (tribunnews.com)

Para ahli merekomendasikan perubahan gaya hidup sehat antara lain diet sehat atau olahraga teratur. Penegasannya, diet menjadi cara terbaik untuk memulai perubahan bertahap, Tribun Jogja mengutip laporan healthline.

Ahli kesehatan merekomendasikan orang dengan pradiabetes wajib mengubah gaya hidup, antara lain pola makan sehat dan berolahraga.

Baca juga: Berperan Besar dalam Pengobatan Diabetes, Ini Daftar Sayuran Penurun Gula Darah Menurut Penelitian

Hal ini mendesak segera diterapkan bagi orang dengan pradiabetes. Apabila tidak berkembang menjadi diabetes tipe 2 pun, pradiabetes akan berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dari waktu ke waktu.

Berdasarkan data yang diungkap dalam studi yang dilaporkan JAMA Network Openada lebih dari 50.000 orang dewasa dengan pradiabetes pada Januari 2010 dan Desember 2018.

Laporan lanjutan kemudian, lebih dari 5 persen dari orang-orang ini mengidap diabetes tipe 2 per tahunnya.

Dana Ellis Hunnes, Ph.D., RD, MPH , ahli diet klinis senior di UCLA Medical Center dan asisten profesor di UCLA Fielding School of Public Health, mengatakan "Saya akan mendesak siapa pun dengan diagnosis pradiabetes untuk melakukan segala upaya yang mereka bisa untuk menghindari memburuknya menjadi diabetes, atau kesehatan mereka secara umum," tambahnya.

Tindakan mendesak

David Cutler, seorang praktisi keluarga di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, mengatakan kepada Healthline bahwa pradiabetes mudah diabaikan oleh sebagian orang.

"Di sisi lain, jika Anda memahami risiko diabetes dan ingin mengambil tindakan yang wajar untuk mencegah diabetes, maka mengelola pradiabetes secara agresif adalah hal yang logis untuk dilakukan,” tambahnya.

Menurutnya, kebanyakan dokter menghindari pengobatan dengan diagnosis pradiabetes, memilih untuk merekomendasikan diet yang lebih baik dan lebih banyak olahraga.

“Saya tidak berpikir kita memberi label terlalu banyak orang sebagai pradiabetes,” kata Cutler.

“Saya pikir ini adalah peringatan yang baik bagi orang-orang untuk meningkatkan kesehatan mereka. Dan karena kelebihan berat badan dan obesitas agak memprediksi pradiabetes dan diabetes dan semakin banyak orang menjadi kelebihan berat badan dan obesitas,

"saya pikir memiliki diagnosis atau peringatan itu bisa menjadi hal yang baik jika menyadarkan orang akan perlunya memperbaiki pola makan dan aktivitas fisik mereka. dan perilaku kesehatan lainnya.”

Baca juga: Daftar Asupan Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Diabetes agar Tak Timbul Komplikasi Akut

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved