Kisah Inspiratif

Cerita Mulyadi Warga Klaten Mengolah Sampah Plastik Jadi Bronjong Hingga Kandang Ayam

Mulyadi (52) mengaku sudah 3 tahun terakhir mengolah limbah tali plastik. sekitar 70 warga yang menekuni usaha kerajinan dari limbah plastik itu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Seorang perajin saat menganyam bronjong berbahannlimbah tali plastik di Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Minggu (10/7/2022). 

"Kita beli Rp 8 ribu per kilogram. Nanti dibikin bronjong atau aneka kerajinan lainnya. Prinsipnya memanfaatkan limbah," ucapnya.

Bronjong itu, katanya, bisa digunakan untuk membawa barang belanjaan atau dagangan dengan menggunakan sepeda motor.

Satu set bronjong yang terbuat dari limbah plastik itu bisa membawa beban hingga 60 kilogram.

"Kalau ketahanan juga bagus, asal jangan terbakar api saja," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bero, Suranto mengatakan di desa yang ia pimpin terdapat sekitar 70 warga yang menekuni usaha kerajinan dari limbah plastik itu.

"Ini trennya sejak 5 tahun terakhir dan banyak warga yang menekuni usaha. Ini limbahnya dibawa pengepul," katanya.

Menurutnya, ke depannya pihaknya bakal memfasilitasi pendirian koperasi agar para perajin memiliki wadah dan bisa mendapatkan bahan baku dengan mudah.

"Nanti kita fasilitasi pembuatan koperasi biara mulai dari pencarian bahan baku dan pemasaran bisa dibantu," akunya. ( Tribunjogja.com | Mur )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved