Kaji Ganja untuk Terapi Medis, Kemenkumham Gandeng Kemenkes

Pemerintah mengkaji ganja medis untuk keperluan terapi penyakit. Kebijakan ini merespon aksi salah satu warga yang meminta legalisasi ganja medis

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kolase Dok. SANTI WARASTUTI
Kolase :Santi Warastuti (43) bersama anaknya, Pika, dan suaminya, Sunarta, berjalan dari CFD ke Mahkamah Konstitusi (MK), Minggu (26/6/2022), perjuangkan agar ganja dilegalkan untuk pengobatan anaknya dan ilustrasi daun ganja 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Nama Santi Warastuti dalam beberapa hari terakhir menjadi pembicaraan di Tanah Air setelah aksinya berjalan kaki dari lokasi Car Free Day (CFD) di Jakarta menuju ke gedung MK.

Dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke kantor MK yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Santi membawa poster beserta surat harapan.

Poster itu bertuliskan, "Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis".

Sementara surat harapan ditaruh di bawah stroller Pika.

"Saya dari Yogyakarta. Berangkat ke Jakarta Jumat (24/6/2022) pagi," kata Santi.

Kini, aksi yang dilakukan oleh Santi tersebut mulai mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) langsung meresponnya dengan melakukan kajian terkait legalitas ganjar untuk kepeluan medis.

Dalam melaksanakan kajian ini, Kemenkumham menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kajian terhadap legalitas ganja ini saat ini tengah dilakukan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Kemenkumham, Tubagus Erif Faturahman.

"Kajian sudah dilakukan. Sampai sejauh mana dan siapa saja yang terlibat, Kemenkes mungkin yang lebih paham," ujar Kepala Bagian Humas Kemenkumham, Tubagus Erif Faturahman dikutip dari Kompas.com.

Tanaman ganja sendiri masuk dalam narkotika golongan 1.

Hal itu tertuang dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Fakta-fakta Tentang Ganja Medis untuk Pengobatan Cerebral Palsy Menurut Hasil Studi

Baca juga: Cerita Santi Perjuangkan Legalisasi Ganja Medis demi Anaknya, Gugat UU Hingga Jalan Kaki ke MK

Ganja memiliki potensi penyalahgunaan tinggi dan tidak bermanfaan untuk terapi kesehatan sehingga perlu kajian lebih dalam untuk dilegalkan menjadi salah satu terapi medis.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved