Berita PSIM Yogyakarta

CEO PSIM Yogyakarta Bicarakan Soal Kemungkinan Satu Pemain Terakhir yang Akan Direkrut

Jumlah pemain PSIM Yogyakarta masih belum memenuhi target sampai saat ini. Dari total 25 pemain yang sudah diresmikan, tim berjuluk Laskar Mataram

TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Jumlah pemain PSIM Yogyakarta masih belum memenuhi target sampai saat ini.

Dari total 25 pemain yang sudah diresmikan, tim berjuluk Laskar Mataram membutuhkan satu amunisi anyar lagi untuk melakoni kompetisi Liga 2 2022.

Lantas kapan satu kuota pemain lagi akan terpenuhi? CEO PSIM Yogyakarta , Bima Sinung Widagdo mengatakan saat ini tim pelatih masih dalam tahap memantau perkembangan tim untuk mencari posisi ideal.

Baca juga: Satpol PP DIY Gelar Sidak ke Studio Tato di Kota Yogyakarta dan Sleman, Ini Hasilnya

"Jadi sekarang itu tim pelatih masih lihat perkembangan latihan pemain, dari sana nanti akan dicari kira-kira posisi apa yang masih kurang dan perlu ditambah. Nanti dari tim pelatih yang akan menentukan posisi apa yang paling dibutuhkan," kata Bima Sinung kepada Tribun Jogja , Rabu (15/6/2022).

Terkait siapa saja yang kini dalam pantauan tim pelatih, Bima Sinung belum bisa membeberkan secara rinci.

Namun ia menyebutkan target satu pemain tersebut diupayakan bisa bergabung latihan bersama paling tidak akhir bulan Juni 2022 mendatang.

"Mungkin sekitar akhir bulan ya. Tapi yang perlu dicatat bisa saja pelatih memutuskan untuk tidak menambahkan satu pemain lagi," jelas Bima.

Dengan kata lain PSIM punya kemungkinan hanya akan menyertakan 25 pemain saat mengarungi Liga 2 2022 mendatang.

Itu pun jika tim pelatih merasa skuad Laskar Mataram sudah cukup terpenuhi dengan jumlah tersebut.

Namun di sisi lain, satu pemain PSIM, Ilham Syafri Noer justru harus menepi dari latihan. Pasalnya saat menjalani latihan di Stadion Sultan Agung, Kamis (9/6/2022) lalu, Ilham Syafri mengalami cedera cukup serius.

Dari laporan Fisioterapis PSIM, Dicky Fathurohman, cedera yang dialami Ilham Syafri perlu dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis, agar penanganan cedera pemain berusia 22 tahun itu tidak memakan waktu yang lama saat pemulihan.

Pasalnya, cedera lutut yang dialami sewaktu latihan itu bisa membuat opsi pemulihan lebih lama.

"Kita masih akan konsultasi lagi ke dokter, opsi apa yang terbaik untuk menangani cedera Ilham. Kemarin ada beberapa opsi salah satunya dilakukan operasi, tapi kita masih mempertimbangkan opsi yang terbaik yang mana. Kalau dilakukan operasi dia akan absen satu musim, karena masa pemulihan cederanya kurang lebih 9 bulan,” ucap Dicky.

Kabar baiknya kondisi Ilham saat ini mulai membaik, meski harus tetap dilakukan penanganan lantaran cedera yang dialami Ilham berpotensi membuat dirinya menepi cukup lama.

“Untuk Ilham, saat ini kondisinya sudah membaik. Kemarin kita sudah lakukan tes Magnetic Resonance Imaging (MRI), memang disalah satu ligamen lututnya ada masalah. Tapi sekarang kondisinya jauh lebih baik, jalannya juga sudah tidak pincang,” pungkas Dicky.

Baca juga: Harga Bawang Merah di Pasar Beringharjo Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

Namun PSIM nampaknya akan tetap menggaet tambahan pemain melalui seleksi pemain muda. Skema seleksi pemain muda PSIM dijelaskan Bima Sinung berpeluang saat melakukan uji coba.

"Atau seleksi itu bisa kita lakukan seleksi itu dengan seleksi tambahan," katanya.

Setiap jelang musim kompetisi digulirkan memang sudah menjadi tradisi PSIM menggelar seleksi pemain. Ajang itu ditujukan untuk membuka peluang pemain asli DIY mengembangkan bakatnya di level profesional.

Sebagaimana diketahui, saat ini pemain lokal DIY yang memperkuat PSIM adalah Yudha Alkanza, Ken Noveryan, Savio Sheva, dan Sunni Hizbullah. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved