Sumber Istana Sebutkan Dua Sosok Ini jadi Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju

Teka teki reshuffle Kabinet Indonesia Maju mulai menemui titik terang. Presiden Jokowi disebut akan mengganti dua menterinya.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
setkab.go.id
Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Teka teki reshuffle Kabinet Indonesia Maju mulai menemui titik terang.

Presiden Jokowi disebut akan mengganti dua menterinya.

Pelantikan menteri baru ini akan dilaksanakan siang hari ini di Istana Negara.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, dua meteri baru di Kabinet Indonesia Maju ini adalah Zulkifli Hasan dan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Zulkifli Hasan dikabarkan akan menggantikan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).

Kemudian Hadi Tjahjanto dikabarkan akan mengisi jabatan sebagai  sebagai Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Dikutip dari Kompas.com, selain meresuffle dua menterinya, Presiden Jokowi dikabarkan akan melantik tiga wakil menteri baru.

"Jam 14.00 WIB. Dilantik dua menteri. Yang tiga wamen," ujar sumber dari pemerintahan saat dikonfirmasi Kompas.com pada Rabu pagi.

Baca juga: Analis Politik Ungkap Strategi Reshuffle Kabinet agar Pemerintahan Presiden Joko Widodo Stabil

Baca juga: Respon Ketum PAN Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas : Kita Tidak Pernah Nunggu

Sementara itu, hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa saja wamen yang akan dilantik.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjawab pertanyaan soal reshuffle atau perombakan kabinet yang disebut-sebut akan digelar pada Rabu.

Menurut Pramono, kepastian waktu reshuffle sepenuhnya jadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif presiden mau ganti kapan saja ya terserah presiden," ujar Pramono di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa.

"Mau hari ini, mau besok, mau lusa, tetapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada presiden," kata dia.

Pramono menyampaikan, Presiden Jokowi sudah delapan tahun memimpin kabinet, sehingga memahami apa yang menjadi kebutuhan dari kabinetnya.

"Presiden kan beliau sudah delapan tahun di pemerintahan ini. Dan beliau tahu banget mana yang menjadi kebutuhan dari kabinet ini. Sehingga itu yang menjadi beliau sangat tahulah," kata dia.

Pekan lalu, Jokowi sempat membantah mengenai kabar reshuffle. Dia mengatakan, belum ada rencana merombak kabinet.

"Belum, belum (belum reshuffle)," kata dia setelah meresmikan masjid At Taufik di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2022). (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved