Tips Sehat

Waspada Hipertensi: Cek Tekanan Darah Sendiri, Ini Petunjuk Cara Baca Angka Atas Angka Bawah

Angka atas, yang disebut tekanan sistolik, mengukur tekanan di dalam arteri saat jantung berkontraksi untuk memompa darah. Sedangkan diastolik adalah

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Yoseph Hary W
ist
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Cara mengukur tekanan darah adalah menggunakan sphygmomanometer, atau monitor tekanan darah, yang terdiri dari unit pengukur dan manset.

Apabila seseorang menggunakan perangkat manual, mereka juga akan membutuhkan stetoskop.

Orang dapat membeli mesin tekanan darah untuk digunakan di rumah atau mengunjungi dokter atau apotek untuk pengujian.

Angka atas dan angka bawah

Ilustrasi angka hasil pengukuran hipertensi atau tekanan darah tinggi
Ilustrasi angka hasil pengukuran hipertensi atau tekanan darah tinggi (unair.ac.id)

Baca juga: Bagaimana Cara Memeriksa Tekanan Darah Sendiri? Berikut Alat & Tips Membaca Angka Sistolik Diastolik

Tekanan darah adalah istilah untuk jumlah kekuatan yang ditempatkan darah pada pembuluh darah di dalam tubuh.

Pembacaan tekanan darah mencakup dua angka yang menunjukkan tekanan di dalam arteri saat darah mengalir ke seluruh tubuh.

Angka atas, yang disebut tekanan sistolik, mengukur tekanan di dalam arteri saat jantung berkontraksi untuk memompa darah. Angka yang lebih rendah, yang disebut tekanan diastolik, adalah tekanan di dalam arteri saat jantung beristirahat di antara detak.

Menurut American Heart Association (AHA) Trusted Source, tekanan darah normal adalah di bawah 120/80 milimeter merkuri (mm Hg).

Pengukuran yang lebih tinggi sering menunjukkan bahwa jantung bekerja terlalu keras dalam memompa darah melalui arteri.

Empat tanda vital kondisi kesehatan

Mengetahui tekanan darah secara akurat dinilai sangat penting untuk mengantisipasi atau bahkan ketika seseorang dalam masa perawatan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala. Beberapa gejala, seperti sakit kepala, dapat terjadi jika tekanan darah mencapai atau melebihi 180/120 mm Hg.

Pada titik ini, orang tersebut mungkin mengalami krisis hipertensi, yaitu hipertensi berat yang memerlukan perawatan medis segera.

Baca juga: Kombinasi Baru Obat Hipertensi Diklaim Ampuh Hilangkan Tekanan Darah Tinggi, Peneliti Uji Klinis

Oleh karenanya, cara memeriksa tekanan darah sendiri penting diketahui sebagai antisipasi mandiri apabila belum bisa pergi memeriksanya ke dokter, atau memantau kondisi tekanan darah di rumah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved