Eril Ditemukan

Ini Isi Puisi Ridwan Kamil Setelah Makamkan Eril: Kami Diberi Kesempatan Lihat Tanda Kekuasaan Allah

Isak tangis mengiringi pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Ridwan Kamil yang meninggal dunia di Sungai Aare, Kamis (26/5/2022).

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
KOMPAS.com/ELGANA MUBAROKAH
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengganti nama masjid di Islamic Center Baitulridwan dengan Nama Al-Mumtadz bersamaan dengan pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz, Senin (13/6/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Isak tangis mengiringi pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Ridwan Kamil yang meninggal dunia di Sungai Aare, Kamis (26/5/2022).

Pantauan Tribunjogja.com dari siaran langsung Kompas TV, terlihat masyarakat di sekitar makam menyemut untuk melihat prosesi pemakaman pemuda 22 tahun itu, Senin (13/6/2022).

Bahkan, hampir sepanjang jalan dari Gedung Pakuan, Bandung menuju ke Cimaung, Kabupaten Bandung, banyak orang memilih menunggu mobil jenazah Eril lewat dan melambaikan tangan, tanda perpisahan.

Di area makam yang terletak di luar Masjid Al Mumtadz, tampak Ridwan Kamil, Atalia Praratya, Camillia Laetitia Azzahra duduk bersebelahan.

Ucapan Syukur Atalia Praratya atau Bu Cinta saat Eril Tiba di Tanah Air, Minggu (12/6/2022)
Ucapan Syukur Atalia Praratya atau Bu Cinta saat Eril Tiba di Tanah Air, Minggu (12/6/2022) (Instagram @ataliapr)

Sementara, Arkana Aidan Misbach, anak ketiga Kang Emil dan Bu Cinta dibawa oleh pihak keluarga di belakang.

Mereka terlihat sangat tegar, melihat Eril, anak dan kakak kebanggaan keluarga dikebumikan.

Kang Emil juga menyempatkan untuk membuang tanah makam Eril untuk pertama kalinya.

Kemudian, Kang Emil menyampaikan beberapa patah kata dan puisi untuk mengenang alumni ITB 2017 itu.

"Kami ikhlaskan Eril pergi karena kami akhirnya menyadari bahwa allah telah mencukupkan amal-amalnya untuk menutupi kemungkinan bertambah kekhilafannya," ujarnya, saat menutup prosesi pemakaman Eril di Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022).

Ridwan Kamil, Atalia, Arka dan Zara berada dalam mobil jenazah Eril
Ridwan Kamil, Atalia, Arka dan Zara berada dalam mobil jenazah Eril (dok. Humas Jabar)

Kang Emil dan kelurganya mengaku telah memantapkan hati dan meniatkan untuk bisa menerima tidak lagi bisa melihat jenazah Eril.

"Mungkin akan berat tapi sudah diniatkan hati, kalau kami sudah tidak pernah lagi melihat jasadnya untuk terakhir kali," ujarnya.

Tidak sampai di situ, mantan Wali Kota Bandung tersebut melepas Emmeril Khan Mumtadz dengan kata-kata yang membuat para pelayat berurai air mata.

Baca juga: Tengah Malam, Mahasiswi di Tuban Tertangkap Basah Berduaan dengan Om-om di Kamar Hotel

"Bukankah Eril lahir di New York yang jauh di sana di seberang, mengapa tidak ia wafat di Swiss yang jauhnya juga tidak berbilang. Bukankah sejengkal tanah milik Allah yang menentukan segala arah pergi dan pulang,” bukanya menyampaikan puisi indah.

“Luncuran doa yang dipanjatkan dari berbagai penjuru negeri adalah limpahan pertanda yang lebih cukup bagi kami untuk yakin barangkali Allah memang yang mengkehendaki agar kepulangannya disambut langit dan bumi,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved