Kata Bu Sri Mulyani Itu Ekonomi RI Terus Membaik Lho

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi perekonomian Indonesia berangsur pulih pasca tekanan pandemi Covid-19.

Editor: ribut raharjo
DOK. Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi perekonomian Indonesia berangsur pulih pasca tekanan pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan dalam Halal Bihalal dan Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) 2022 di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

"Alhamdulillah kita bersyukur ekonomi RI terus membaik sekaligus penanganan Covid-19 relatif baik," ucap Menkeu.

Bendahara negara menjelaskan ekonomi Indonesia di triwulan I 2022 berhasil tumbuh di atas 5 persen.
Capaian ini menggambarkan terjadinya tren pemulihan apalagi di tengah kondisi global yang semakin penuh risiko.

Menurutnya, IAEI berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

"Sebagai wadah dari para pakar yang memiliki komitmen di dalam mengembangkan ekonomi syariah Indonesia, IAEI terus melakukan penyesuaian diri," tutur Menkeu yang juga Ketua Umum IAEI.

Para pengurus IAEI konsisten melakukan kajian pengembangan, pendidikan, dan sosialisasi demi kemajuan perekonomian nasional.

IAEI juga terlibat dalam sejumlah agenda penting seperti COP26, Presidensi G20 Indonesia, pembuatan kebijakan seperti RUU Ekonomi Syariah, Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, dan pencapaian sustainable development goals (SDGs).

"Kegiatan IAEI mendorong peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) dan riset ekonomi dan solusi mismatch antara industri syariah dan perguruan tinggi," jelas Menkeu.

Namun demikian, Menkeu mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada menghadapi tantangan pasca pandemi yang masih tinggi.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menilai ancaman tersebut di antaranya meliputi krisis pangan, krisis energi hingga krisis keuangan.

"Dengan terjadinya geopolitik dan perang di Ukraina kita harus makin waspada di dalam mengelola ekonomi Indonesia," urainya.

Menkeu mengharapkan para ahli ekonomi mampu memecahkan masalah makro ekonomi dari sisi critical thinking.

Karena sejauh ini, Sri Mulyani menilai IAEI hanya fokus pada transaksional dan menekankan pada sisi regulasi.

"Kita harus mampu memahami dinamika ekonomi baik dari sisi makro global, nasional maupun tingkat mikro sektoral," imbuhnya. (Tribun Network/Reynas Abdila)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved