Semarang

Jelang Tengah Malam, Mahasiswi Asal Bandung Kaget Lihat Pacarnya Kejang di Kamar Kos

mahasiswa meninggal di kamar kos D'Paragon, Bulusan, Tembalang, Kota Semarang pada Selasa (7/6/2022), jelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Dok Polisi
Polisi saat memeriksa kondisi korban tewas di kamar kos saat bareng pacar di Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, Selasa (7/6/2022) tengah malam. 

Tribunjogja.com Semarang - Seorang mahasiswa kampus ternama di Semarang meninggal di kamar kos.

Sesaat sebelum meninggal dunia, mahasiswa itu berada di kamar kos bersama kekasihnya.

Polisi saat memeriksa kondisi korban tewas di kamar kos saat bareng pacar di Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, Selasa (7/6/2022) tengah malam.
Polisi saat memeriksa kondisi korban tewas di kamar kos saat bareng pacar di Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, Selasa (7/6/2022) tengah malam. (Dok Polisi)

Berikut kronologi mahasiswa meninggal di kamar kos D'Paragon, Bulusan, Tembalang, Kota Semarang pada Selasa (7/6/2022), jelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Mahasiswa itu berinisial GD (22) asal Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Setelah mendapatkan laporan kejadian polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Selain korban, polisi juga menemukan alat kontrasepsi habis pakai di kamar kos tersebut.

"Saat kejadian korban bersama pacarnya di kamar kos," ucap Kapolsek Tembalang Kompol R Arsadi KS saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pacar GW berinisial MJ (22) warga Cipamokolan, Rancasari, Kota Bandung .

Korban sendiri tercatat sebagai mahasiswa S-1 Biologi, Fakultas Sains dan Matematika di kampus tersebut.

MJ pacar korban ketika kejadian kaget melihat kekasihnya alami kejang-kejang di kamar kos.

Ia pun berlari meminta pertolongan penjaga kos ihwal kondisi kekasihnya tersebut.

Penjaga kos lantas mendatangi kamar 33 lantai 2 tempat dua sejoli itu menginap.

Selepas diperiksa penjaga kos ternyata korban sudah tidak bernafas dan tak bergerak.

Penjaga kos itu kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tembalang.

Polisi setiba di lokasi kejadian melihat korban sudah meninggal dunia dengan bibir dan jari-jari sudah membiru.

Polisi selanjutnya meminta bantuan tim Inafis Polrestabes Semarang dan tim medis Ambulance Hebat untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Penyebab kematian korban karena serangan jantung."

"Tidak ada tanda tanda kekerasan," beber Kapolsek Tembalang.

Mayat korban lantas dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi Semarang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved