Jet Tempur China Cegat Pesawat Australia di Atas Laut China Selatan

Dikatakan pesawat China melepaskan suar dan memotong di depan pesawat pengintai Australia.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Liu Jin/AFP
Pesawat jet tempur China buatan Rusia, Su-30, dilaporkan berada di antara pesawat yang terbang di atas barat daya Taiwan pada hari Kamis. 

TRIBUNJOGJA.COM - Australia menuduh pilot jet tempur China melakukan manuver berbahaya di dekat salah satu pesawatnya di atas Laut China Selatan.

Dikatakan pesawat China melepaskan suar dan memotong di depan pesawat pengintai Australia.

Jet China kemudian mengeluarkan perangkat anti-radar yang terdiri dari potongan-potongan kecil aluminium yang masuk ke mesin pesawat Australia.

Namun Beijing mengklaim bahwa sebagian besar wilayah itu sebagai wilayah mereka sendiri.

Pesawat pengintai maritim P-8 Angkatan Udara Australia dicegat pada 26 Mei oleh pesawat tempur J-16 China, selama kegiatan pengawasan maritim rutin, kata Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

Pameran armada militer udara baru China yang semakin canggih, termasuk drone dan jet pengintai yang mampu mengganggu peralatan elektronik musuh, di kota pesisir Zhuhai pada Selasa (28/9/2021).
Pameran armada militer udara baru China yang semakin canggih, termasuk drone dan jet pengintai yang mampu mengganggu peralatan elektronik musuh, di kota pesisir Zhuhai pada Selasa (28/9/2021). (AFP PHOTO/NOEL CELIS)

"Pengadangan itu menghasilkan manuver berbahaya yang memang menimbulkan ancaman keselamatan bagi pesawat P-8 dan awaknya," katanya.

Menteri Pertahanan Richard Marles mengatakan jet China terbang sangat dekat di depan pesawat RAAF dan melepaskan "seikat sekam" yang berisi potongan-potongan kecil aluminium yang tertelan ke dalam mesin pesawat Australia.

"Jelas ini sangat berbahaya," kata Marles kepada televisi ABC, dikutip Tribun Jogja dari BBC News.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan Australia mengatakan selama beberapa dekade melakukan kegiatan pengawasan maritim di kawasan itu.

Mereka juga telah melakukannya sesuai dengan hukum internasional, melaksanakan hak atas kebebasan navigasi dan penerbangan di perairan dan wilayah udara internasional.

Sementara itu, Beijing belum mengomentari insiden itu.

China sebelumnya telah membangun infrastruktur militer di sana dalam beberapa tahun terakhir.

Tetapi Amerika Serikat, negara-negara tetangga dan lainnya, termasuk Australia, membantah klaimnya.

Pada bulan Februari, Australia menuduh sebuah kapal angkatan laut China menyorotkan laser kelas militer ke salah satu pesawat tempurnya di atas Laut Arafura di lepas pantai utara Australia.

ILUSTRASI. Jet tempur J-16 dari Brigade Penerbangan Angkatan Udara di bawah Komando Teater Timur PLA China lepas landas untuk latihan pertempuran udara pada 21 Februari 2021.
ILUSTRASI. Jet tempur J-16 dari Brigade Penerbangan Angkatan Udara di bawah Komando Teater Timur PLA China lepas landas untuk latihan pertempuran udara pada 21 Februari 2021. (eng.chinamil.com.cn/ Foto oleh Wang Yi)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved