Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Congot Kulon Progo Terkendala Gelombang Tinggi

Proses pencarian Anang Setiawan (13) korban tergulung ombak di Pantai Congot , Temon, Kabupaten Kulon Progo memasuki hari ketiga. 

istimewa
Petugas gabungan menggunakan perahu jukung untuk mencari Anang Setiawan (13), korban tergulung ombak di Pantai Congot, Kabupaten Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Proses pencarian Anang Setiawan (13) korban tergulung ombak di Pantai Congot , Temon, Kabupaten Kulon Progo memasuki hari ketiga. 

Petugas gabungan menyebut proses pencarian korban terkendala gelombang laut tinggi. 

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan pencarian pada Kamis (2/6/2022) ini, tim melakukan penyisiran darat dan laut. 

Baca juga: Dulu Banmal Sekarang Tak Kenal, Han Seo Hee Maki Yang Hyun Suk Eks CEO YG di Meja Hijau

Terbagi menjadi 5 SRU. Yaitu SRU 1 mulai titik Bayeman sampai titik abrasi. SRU 2 mulai titik abrasi sampai Joglo Labuhan. SRU 3 mulai Joglo Labuhan sampai Dermaga Glagah.

Adapun proses pencarian SRU 4 menggunakan drone dan SRU 5 menggunakan perahu jukung yang diberangkatkan dari Pantai Trisik. 

SRI Wilayah V Kulon Progo mengerahkan lebih dari 20 personil. Sementara SAR gabungan terdiri dari berbagai instansi dan relawan. 

Adapun kendala yang dihadapi petugas gabungan dalam proses pencarian korban karena gelombang cukup tinggi mencapai 4 meter. 

"Apabila gelombang bagus, petugas akan melakukan penyisiran sampai timur pemecah gelombang Glagah atau diperluas ke arah timur," kata Aris. 

Dalam proses pencarian ini, Aris berharap korban segera ditemukan.

Dia juga mengimbau kepada para pengunjung yang berwisata di kawasan pesisir selatan Kulon Progo agar berhati-hati. Dikarenakan terdapat banyak palung. 

Baca juga: 6 ARTI MIMPI Melihat Ikan Mati, Anda Akan Menghadapi Situasi Kurang Menyenangkan

"Kami mohon tidak bermain air atau mendekati bibir pantai tanpa pengawasan petugas karena cukup berbahaya bagi pengunjung," pesannya.

Untuk diketahui, Anang tergulung ombak ketika bermain air dan mencari hewan undur-undur bersama kedua temannya di Pantai Congot, Selasa (31/5/2022).

Namun, tiba-tiba datang ombak besar dan menggulung ketiga anak tersebut.

Namun kedua rekannya, Raka Septiana (14) dan Anggit (14) selamat. Sementara Anang terbawa ombak. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved