PSS Sleman

Seto Nurdiantoro Ingin Pemain PSS Sleman Segera Beradaptasi Sebelum Turnamen Pramusi 2022 Digelar

Dengan banyaknya pemain yang baru bergabung latihan, meningkatkan chemistry satu sama lain memerlukan waktu berproses.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dok PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro saat memimpin latihan perdana di Lapangan YIS, Senin (9/5/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman , Seto Nurdiyantoro berharap para pemainnya segera beradaptasi jelang dimulainya turnamen Pramusim 2022.

Dengan banyaknya pemain yang baru bergabung latihan, meningkatkan chemistry satu sama lain memerlukan waktu berproses.

Sebagaimana diketahui seluruh pemain Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman , sudah memulai latihan sekembalinya dari pemusatan latihan di Kaliurang.

Para pemain sudah mulai berlatih dengan seluruh tim pelatih di Stadion Maguwoharjo , Selasa (31/5/2022) kemarin.

Baca juga: PSS SLEMAN : Ini Harapan Seto Nurdiyantoro Jelang Gelaran Turnamen Pramusim 2022

"Ada beberapa pemain yang baru bergabung dan perlu adaptasi, mungkin karena proses berlatih dengan saya cukup berbeda dengan yang dialaminya di tim sebelumnya. Jadi harapannya teman-teman yang baru bisa cepat adaptasi," ujar Seto.

Perombakan besar di tubuh PSS Sleman membuat banyak pemain keluar dan masuk sehingga chemistry tim perlu dibentuk kembali.

Gaya kepelatihan di tangan Seto juga jadi satu di antara yang baru bagi sebagian pemain, untuk itu pelatih asal Kalasan ini ingin semua pemain yang berada di bawah arahannya bisa menyesuaikan diri dalam sisa waktu yang ada.

"Kita lihat pemain baru dalam beberapa hari ini, harapannya bisa mengikuti apa yang kita berikan," jelasnya.

Dalam latihan kemarin Seto menyebut penggawa Super Elja mulai diberikan materi teknik dan taktik.

Upaya itu dilakukan lantaran dari pemusatan latihan lalu lebih banyak menggodog fisik pemain untuk mengembalikan kebugaran yang sebelumnya sempat turun.

 

“Kita coba latihan hari ini sesi bertahan secara unit. Seharusnya lebih fokus ke bertahan secara individual tapi adanya turnamen pramusim kita coba latihan bertahan secara unit,” katanya.

Dengan adanya turnamen pramusim, Seto membuat materi latihan berubah tanpa meninggalkan materi latihan yang sudah masuk dalam program tim pelatih usai pelaksanaan pemusatan latihan.

“Adanya turnamen pramusim membuat kami berlatih secara dua sisi, bagaimana saat menyerang dan bertahan. Namun kita masih tetap fokus pada latihan bertahan secara unit,” tukasnya.

Selain adaptasi pemain Seto juga berpendapat tim pelatih Super Elja dibawah arahannya berjalan dengan baik, termasuk pelatih kiper, Carlos Salamao yang baru bergabung seusai mengambil lisensi pelatih kiper di Brasil.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved