Berita Kriminal

Pengasuh Ponpes di Kulon Progo Divonis 8 Tahun Penjara Karena Cabuli Santriwati

Selain vonis delapan tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp 50 juta. Pengasuh ponpes di Kulon Progo terbukti mencabuli santriwati berusia 15 tahun. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengasuh pondok pesantren di Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, MSMA, dijatuhi vonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Wates.

Pengasuh ponpes tersebut terbukti mencabuli santriwati berusia 15 tahun. 

Selain vonis delapan tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp 50 juta.  Bila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan (via Tribunnews.com)

Terdakwa juga dibebankan membayar restitusi sebesar Rp 16.645.000.

Vonis itu dijatuhkan dalam sidang yang berlangsung pada Selasa (31/5/2022).

Majelis hakim yang dipimpin Ferry Haryanta menilai MSMA terbukti mencabuli seorang santri berusia 15 tahun.

Juru bicara PN Wates Evi Insiyati mengatakan, hakim memutuskan MSMA telah melanggar Pasal 82 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-undang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Menurut Evi, atas putusan ini, kuasa hukum MSMA mengajukan banding.

“Atas putusan itu, penasihat hukum terdakwa menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding,” kata Evi saat dihubungi, Selasa.

Kasus pencabulan yang dilakukan MSMA terungkap setelah keluarga korban melapor ke polisi pada 27 Desember 2021.

Pemuka agama ini diduga sudah beberapa kali mencabuli korbannya.

(*/ )

Artikel tayang di https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/05/31/182021178/cabuli-anak-15-tahun-pengasuh-ponpes-di-kulon-progo-divonis-8-tahun.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved