Serie A
AC MILAN: Saran Fabio Capello agar Rossoneri Kompetitif di Liga Champions
AC Milan merebut gelar Serie A untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, dengan mengalahkan Inter Milan untuk posisi teratas dengan 86 poin berbanding 84
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Fabio Capello percaya bahwa AC Milan bisa kompetitif di Liga Champions tetapi harus merekrut beberapa pemain baru setelah memenangkan Scudetto.
Rossoneri merebut gelar Serie A untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, dengan mengalahkan Inter Milan untuk posisi teratas dengan 86 poin berbanding 84.
Itu juga berarti mereka akan berada di Pot 1 untuk undian Liga Champions di babak penyisihan grup 2022-2023, yang seharusnya memberi mereka lawan yang lebih menguntungkan, setidaknya di atas kertas.
“AC Milan tidak bisa lagi bersembunyi di Liga Champions sekarang, mengingat hasil mereka,” kata mantan pelatih Rossoneri Capello, dikutip Tribun Jogja dari Sky Sport Italia via Football Italia.
Menurut Capello, performa AC Milan sangat gemilang, khususnya di sektor lini belakang dan barisan penyerang.
“Pertahanan solid, lini depan telah kembali mencetak gol dalam beberapa minggu terakhir dan banyak pemain mereka mencapai kedewasaan.
Namun mantan pelatih AC Milan itu menyarankan agar manajemen Rossoneri mendatangkan setidaknya beberapa pemain untuk memberikan kedalaman skuad di Eropa.
“Dengan dua atau tiga tambahan yang bagus, AC Milan bisa kompetitif di Eropa.”
Pasukan Stefano Pioli tersingkir dari Liga Champions selama tujuh musim berturut-turut dan musim ini tersingkir di fase grup.
AC Milan sejauh ini tetap menjadi klub Italia paling sukses dalam kompetisi sepak bola tertinggi Benua Biru tersebut.
Mereka memenangkan Liga Champions sebanyak tiga kali dan Piala Europa pada empat kesempatan lainnya.
Kemenangan terakhir untuk trofi si Kuping Lebar adalah ketika AC Milan di bawah asuhan Carlo Ancelotti pada 2006-2007.
Modal positif di Liga Champions
Sementara itu, kemenangan meraih gelar Scudetto berarti lebih dari sekadar trofi bagi AC Milan.
Prestasi tersebut akan memberikan dampak positif bagi Rossoneri yang akan bermain lagi di Liga Champions musim depan.
Dengan kesuksesan menjadi juara ke-19 di Liga Italia Serie A, AC Milan akan berada di pot satu untuk undian yang akan diselenggarakan.
Pasukan Stefano Pioli akan bergabung dengan pemenang liga utama Eropa Eropa lainnya, serta pemenang Liga Europa Eintracht Frankfurt.
AC Milan memiliki peringkat koefisien UEFA yang lebih rendah dari hampir semua tim lain yang dikonfirmasi dalam undian, yakni 38.000 poin.
Namun memenangkan liga utama Italia berarti Rossoneri berada di pot satu dan secara teori akan mendapatkan undian yang sedikit lebih menguntungkan daripada 2021-2022.
Pot satu:
BAYERN – 138.000 poin
MANCHESTER CITY – 134.000 poin
REAL MADRID – 122.000 poin
PARIS SG – 112.000 poin
PORTO – 80.000 poin
EINTRACHT – 61.000 poin
MILAN – 38.000 poin
Pot satu atau dua:
LIVERPOOL – 134,000 poin
AJAX – 82.500 poin
Pot dua:
CHELSEA – 123.000 poin
BARCELONA – 114.000 poin
JUVENTUS – 107.000 poin
ATLETICO MADRID – 105.000 poin
SEVILLE – 91.000 poin
LIPSIA – 83.000 poin
TOTTENHAM – 83.000 poin
Pot tiga:
BORUSSIA DORTMUND – 78.000 poin
SALZBURG – 71.000 poin
SHAKHTAR DONETSK – 71.000 poin
INTER – 67.000 poin
NAPOLI – 66.000 poin
CP OLAHRAGA – 55.500 poin
BAYER LEVERKUSEN – 53.000 poin
Pot tiga atau empat:
MARSEILLE – 44.000 poin
Pot empat:
CLUB BRUGGE – 38.500 poin
CELTIC – 33.000 poin
Menyambut Divock Origi
Di sisi lain, AC Milan sedang bersiap-siap untuk menyambut pemain baru pertama di jendela musim panas, Divock Origi.
Menurul laporan, penyerang yang telah pamitan dengan Liverpool itu dijadwalkan untuk menjalani Tes Medis, yakni minggu depan.
Rossoneri telah melakukan percepatan transfer untuk Origi yang kontraknya akan segera berakhir dengan Liverpool, menurut Sky Italia via SempreMilan.
Artinya, pemain Belgia itu akan bermain di final Liga Champions melawan Real Madrid dan kemudian memulai petualangan baru di Italia.
Diprediksi, Origi bisa terbang ke Milan segera setelah final, dengan Senin 30 Mei lalu menjalani pemeriksaan medis dan menandatangani kontrak barunya dengan AC Milan.
Mantan pemain Lille dan Wolfsburg ini telah memainkan 18 pertandingan musim ini, mencetak 6 gol (tiga di Liga Inggris, dua di Piala Liga dan satu di Liga Champions, melawan Milan di San Siro untuk menyingkirkan mereka dari fase grup) dan menambahkan 4 assist.
Dalam 175 pertandingan untuk Liverpool, Origi telah mencetak 41 gol dan memberikan 18 assist.
Pada musim 2018-19 ia mencetak gol dalam kemenangan comeback atas Barcelona di Anfield dan kemudian mencetak gol untuk menjadikannya 2-0 di final melawan Tottenham
Fabrizio Romano menambahkan bahwa AC Milan sedang menunggu Origi di Italia minggu depan untuk menjalani tes medis dan kemudian menandatangani kontrak.
Penyerang serbaguna tersebut akan bergabung dengan juara Serie A baru dalam status bebas transfer.
Dia mencapai kesepakatan lisan satu bulan yang lalu dan akan segera menandatangani kontrak baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/AC-Milan-Rengkuh-Scudetto-ke-19-Stefano-Pioli-Rossoneri-Pantas-Memenangkan-Gelar-Juara.jpg)