Puas Dengan Penyaluran Insentif Covid-19, IDI Apresiasi Menko Airlangga Hartarto

Ketua Umum Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi menyampaikan terima kasihnya atas insentif Covid-19 yang diberikan oleh pemerintah.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
alumni.unair.ac.id
Ketua Umum PB IDI 2022-2025 Adib Khumaidi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pandemi Covid-19 sudah melanda Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir. Hingga akhir 2021, lebih dari 83 persen insentif tenaga kesehatan seluruh Indonesia telah disalurkan dengan total Rp9,8 triliun.

Insentif ini pun terus dilanjutkan pada 2022, dengan anggaran Rp12 triliun.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi menyampaikan terima kasihnya atas insentif Covid-19 yang diberikan oleh pemerintah.

Ia menilai, insentif ini merupakan wujud nyata apresiasi eksekutif, untuk daya dan upaya nakes, dalam menghadapi pandemi corona.

"Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Indonesia pada tenaga medis yang telah berjuang dua tahun ini. Tentunya, terima kasih kami haturkan juga, untuk Pak Menko Airlangga Hartarto," urainya, Minggu (22/5/2022).

Menurutnya, kesuksesan penanganan pandemi Covid-19 jelas tak lepas dari peran pemerintah melalui KPC-PEN yang dipimpin Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Walau begitu, pihaknya tetap mengapresiasi pemerintah daerah, dimana tenaga medisnya jadi garda terdepan.

"Jumlah kasus aktif Covid-19 sudah mengalami penurunan yang signifikan. Ya, tercatat 4.784 kasus aktif, dengan total meninggal dunia sebesar 156.458 kasus," tandas Adib.

Baca juga: Menteri Sosial Kunjungan Kerja ke Gunungkidul, Beri Bantuan untuk Warga Setempat

Baca juga: Anies-Salim Segaf Disebut-sebut Kombinasi Ideal Untuk 2024

Kemudian, data capaian target vaksinasi nasional pun bisa membuat IDI bernafas lega.

Dipaparkannya, untuk vaksinasi dosis pertama mencapai 166.252.348, dosis dua 42.666.345 dan dosis tiga, atau booster, menyentuh 208.265.720.

"Jadi, keberhasilan Pemerintah dalam menangani pandemi tercermin dari data konfirmasi kasus Covid-19, yang saat ini konsisten menurun dengan signifikan," ungkapnya.

"Meski demikian, pemerintah, maupun tenaga medis, tetap meminta masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan dan melakukan booster vaksin. Sehingga, kasus corona di Indonesia bisa terus terkendali," pungkas Adib. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved