ciu

Duet Maut Suami-Istri Warga Prambanan Racik Miras Oplosan, 3 Peminum Meninggal

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman menangkap dua penjual minuman keras (miras) oplosan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Pasangan suami-istri asal Prambanan, APS dan FAS saat digelandang di Mapolres Sleman. 

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman menangkap dua penjual minuman keras (miras) oplosan yang telah merenggut nyawa 3 orang di Berbah. Penjualnya adalah APS (43) dan FAS (50) keduanya adalah warga Prambanan.

Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana didampingi Kasi Humas Polres Sleman, AKP Edy Widaryanta menunjukkan kedua pelaku berikut barang bukti minuman oplosan di Mapolres Sleman, Kamis (19/4/2022)
Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana didampingi Kasi Humas Polres Sleman, AKP Edy Widaryanta menunjukkan kedua pelaku berikut barang bukti minuman oplosan di Mapolres Sleman, Kamis (19/4/2022) (TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin)

 

"Hubungan kedua tersangka suami-istri," kata Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana, Kamis (19/5/2022).

Kedua pelaku, sudah sekitar dua tahun bersama-sama meracik minuman oplosan di dalam rumah.

Saat dilakukan penggeledahan, di dalam rumah pelaku terdapat berbagai macam jenis minuman beralkohol. Mulai dari ciu hingga mocca.

Pelaku menjual minuman racikannya dengan sistem COD.

Harga jualnya tergantung kemasan. Satu plastik transparan Rp 10 ribu sedangkan satu botol bekas air mineral ukuran besar dijual dengan harga Rp 50 ribu.

Dalam kasus ini, minuman oplosan jenis mocca yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kedua pelaku disangka melanggar pasal 204 ayat (2) KUHP dan pasal 146 ayat (1) huruf b UU nomor 18/2012 tentang pangan, kesehatan dan perlindungan konsumen.

"Ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved