Relawan Projo Bakal Gelar Rakernas ke-V di Kawasan Borobudur, Ini Agenda yang Diusung

Ketua Umum (Ketum) Projo, Budi Arie Setiadi, memaparkan Rakernas merupakan agenda organisasi yang rutin dilaksanakan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ketua Umum (Ketum) Projo, Budi Arie Setiadi 

TRIBUNJOGJA.COM - Relawan Pro Jokowi (ProJo) akan menggelar Rakernas ke-V di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2022 mendatang.

Rencananya, Rakernas ke-V itu akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Ketua Umum (Ketum) Projo, Budi Arie Setiadi, memaparkan Rakernas merupakan agenda organisasi yang rutin dilaksanakan.

Khusus untuk Rakernas ke-V kali ini, Projo akan menentukan haluan baru pada 2024.

"Projo terbentuk dari energi dan hati rakyat. Dari sanalah kami akan merumuskan langkah-langkah untuk 2024 dalam Rakernas," kata Budi Arie Setiadi.

Budi Arie menambahkan untuk kontestasi 2024, Projo sejalan dengan arahan Jokowi.

Artinya, mereka tidak mau terburu-buru mengambil sikap karena lebih mengedepankan agenda rakyat.

"Kami militan dan tegak lurus ikut komando Pak Jokowi.  Segenap pikiran, hati dan tindakan Projo adalah hanya untuk negeri, hanya untuk rakyat. Platform politik Projo adalah platform Jokowi," tegas Budi Arie.

Dipilihnya Balkondes Ngargongondo di area Candi Borobudur bukan tanpa sebab.

Ada dua alasan, yakni historis dan geomorfologis. Desa Ngargogondo hanya berjarak tiga kilometer dari Candi Borobudur, salah satu keajaiban dunia.

Borobudur sendiri menjadi simbol keagungan peradaban nusantara yang menyimpan banyak catatan sejarah tentang zaman.

"Bayangkan di abad ke-8 tahun 700-an Nusantara sudah membangun gedung-gedung yang luar biasa. Pembangunan yang luar biasa yang sampai sekarang kalau kita kesana, kita akan berdecak kagum, dan geleng-geleng kepala," sambung Budi Arie.

Balkondes Ngargogondo juga dikepung pemandangan menakjubkan. Balkondes Ngargogondo berlatar Perbukitan Menoreh didukung kondisi alam menyejukkan.

Projo ingin dekat dengan alam dan masyarakatnya. Berinteraksi dengan masyarakat Desa Ngargogondo yang bermata pencaharian pertanian seperti cabe, jagung, kacang, singkon, jahe, dan kunir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved