Usung Format Semi Online, ASPD SMP di Kota Yogyakarta Siap Digulirkan 17-20 Mei 2022

Mengusung skema semi online, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat pun memastikan kesiapan gelaran tersebut.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Pixabay.com / F1 Digitals
Ilustrasi ujian 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Siswa-siswi kelas IX jenjang SMP di Kota Yogyakarta bakal melakoni Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) pada 17-20 Mei 2022.

Mengusung skema semi online, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat pun memastikan kesiapan gelaran tersebut.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, menandaskan terdapat empat mata pelajaran yang diujikan dalam ASPD ini.

Meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris. Menurutnya, setiap sekolah melangsungkan ujian dua sesi per hari.

"Karena harus menyesuaikan kemampuan, serta kapasitas komputer di setiap sekolah. Tetapi, semua sudah siap sarana dan prasarananya. Kita pantu terus terkat TI-nya (teknologi informasi) di seluruh sekolah. Semoga saja, ya, pas hari H nanti tidak ada masalah," papar Budi, Senin (16/5/2022).

Budi mencatat, terdapat 7.919 siswa di jenjang SMP yang bakal ambil bagian pada ujian untuk tingkat akhir tersebut.

Meski tidak mematok target khusus, Kadisdikpora berharap siswa-siswi bisa memperoleh hasil optimal di ASPD.

"Kita juga sudah memastikan soal kelistrikan. Sebenarnya, dari DIY sudah berkoordinasi (dengan PLN) ya, supaya sebisa mungkin tak ada pemadaman di sekolah," terangnya.

Ia pun menyampaikan, mengingat ASPD digelar di masa pelandaian Covid-19, pihaknya pun tidak mensyaratkan tes antigen untuk semua peserta.

Hanya, ia meminta pada seluruh peserta ujian, khususnya yang sedang tidak enak badan, supaya mengikuti ASPD susulan di hari lainnya.

"Toh, sekarang sudah jauh menurun (sebaran Covid-19). Kemarin habis mudik dan libur Lebaran juga tampaknya tak menimbulkan lonjakan kasus sejauh ini," ungkapnya.

"Jadi, saya rasa nggak perlu (tes) Antigen untuk syarat ASPD ini. Tapi, yang tidak sehat nggak perlu memaksakan, karena ada ujian susulan. Sudah kita jadwalkan kok itu, 17-20 Mei ASPD, kemudian minggu berikutnya susulan," tambah Budi.

Sementara Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba, menandaskan bakal menggulirkan pemantauan ASPD di beberapa sekolah pada 17-20 Mei 2022 mendatang.

Pemantauan itu untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menggelar ujian.

"Meski sudah berkoordinasi dengan PLN, jika diperlukan, genset disiapkan, serta jaringan komputer beserta internet tidak boleh mengalami kendala selama ujian berlangsung. Kemudian, prokes tetap diperhatikan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved