Polres Gunungkidul Catat 38 Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Selama Libur Lebaran 2022

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan laka tersebut terjadi. Antara lain kurangnya kendali hingga kurang konsentrasi saat berkendara.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satuan Lalu Lintas (Satlantas Polres Gunungkidul mencatat puluhan kejadian kecelakaan (laka) selama masa libur Lebaran tahun ini. Meski demikian, kejadian laka justru banyak dialami oleh warga lokal.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum), Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi, mengatakan setidaknya ada 41 kejadian laka yang diketahui selama libur Lebaran kemarin.

"Namun yang dilaporkan hanya 38 dari 41 kejadian tersebut," ungkapnya dihubungi pada Senin (09/04/2022).

Menurut Darmadi, kebanyakan laka justru dialami oleh warga lokal.

Ia mencontohkan 4 kejadian laka sepeda motor, disebabkan tersangkutnya baju yang dikenakan pembonceng pada ban belakang.

Ia menilai ada sejumlah faktor yang menyebabkan laka tersebut terjadi. Antara lain kurangnya kendali hingga kurang konsentrasi saat berkendara.

"Ditambah dengan kondisi padatnya lalu lintas selama libur Lebaran," jelas Darmadi.

Ia mengatakan 38 kejadian yang diterima oleh Polres Gunungkidul masih dalam proses penyelesaian.

Meski demikian, kerugian yang timbul akibat kejadian laka tidaklah sedikit.

Darmadi mengatakan tercatat ada 48 korban luka ringan serta 2 meninggal dunia dari laka yang dilaporkan.

Nilai kerugian materi yang timbul pun mencapai belasan juta rupiah.

"Nilai kerugian secara keseluruhan sekitar Rp18.350.000,00," katanya.

Polres Gunungkidul juga sudah melakukan pemetaan terhadap jalur-jalur rawan laka. Adapun pemetaan dilakukan sebelum masa mudik Lebaran dimulai.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti, mengatakan setidaknya ada 4 ruas jalan yang rawan kecelakaan.

Antara lain ruas Patuk-Gading, Wonosari-Semanu, Karangmojo-Semin, serta Gading-Paliyan.

"Antisipasi sudah kami lakukan guna menekan potensi laka di jalur tersebut," kata Martinus. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved