BPBD Kota Yogyakarta Bakal Rehabilitasi Rumah Terdampak Puting Beliung

Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta memberikan bantuan penanganan sementara pada warga Kota Yogyakarta yang terdampak puting beliu

TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Potret terkini rumah Lulu Susilowati (37) yang masih tak berbentuk pasca diterpa angin puting beliung, Jumat (06/05/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta memberikan bantuan penanganan sementara pada warga Kota Yogyakarta yang terdampak puting beliung

Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat mengatakan untuk penanganan kedaruratan pihaknya telah memberikan bantuan berupa terpal dan permakanan.

"Bantuan yang sudah diberikan BPBD penanganan sementara berupa terpal dan paket permakanan. Kami juga membantu kerja bakti kedaruratan,"katanya, Jumat (06/05/2022).

Baca juga: Pelaku Wisata di Gunungkidul Diminta Pasang Tarif sebagai Informasi Harga Bagi Wisatawan

Sementara untuk rumah yang terdampak akan mendapat bantuan material bangunan.

Saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi kerusakan. 

Menurut data ada sekitar 46 rumah yang diperkirakan mendapat bantuan rehabilitasi.

"Sebagian rumah mengalami kerusakan ringan, terutama bagian atap. Tetapi ada juga satu rumah yang roboh. Saat ini kami masih melakukan asesmen. Kerusakannya apa saja, kemudian yang diperlukan apa," lanjutnya.

Meski membantu rehabilitasi rumah terdampak, namun bukan berarti membangun kembali. 

Baca juga: Menjelang Puncak Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Pemudik Datang ke Stasiun Lebih Awal

"Kami membantu agar rumah yang terdampak layak fungsi ya, bukan layak huni. Supaya rumah tersebut bisa berfungsi kembali, dan bisa ditinggali oleh keluarga yang terdampak," bebernya. 

Untuk pembiayaan rehabilitasi rumah, pihaknya memanfaatkan dana reguler BPBD.

Masing-masing rumah akan mendapat bantuan material senilai maksimal Rp20juta.

"Tetapi kami sesuaikan dengan kerusakannya, ada yang ternyata cukup Rp 5 juta. Tergantung kerusakannya juga," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved