Berita Bisnis Terkini
PHRI DIY Sebut Lama Tinggal Tamu Hotel Meningkat
PHRI optimis okupansi hotel di DIY bisa mencapai 80 persen, dengan catatan kebijakan pemerintah tidak berubah-ubah.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) DIY, Deddy Pranowo Eryono menyebut lama tinggal wisatawan di DIY selama Idulfitri meningkat.
"Lama tinggalnya sekitar dua hari, berbeda dengan sebelum-sebelumnya, cuma satu hari. Dulu ke Jogja cuma transit saja, sekarang meningkat jadi dua hari. Ya istilahnya benar-benar liburan,"katanya, Kamis (28/04/2022).
Ia mengungkapkan tingkat reservasi hotel di DIY juga merangkak naik.
Hingga saat ini, reservasi selama libur lebaran sudah mencapai 55,8 persen untuk hotel bintang.
Sama halnya dengan hotel bintang, tingkat reservasi hotel non bintang juga meningkat.
Baca juga: Okupansi Hotel di DI Yogyakarta Mulai Merangkak Naik Jelang Lebaran 2022
"Reservasi untuk hotel non bintang juga meningkat. Sekarang sudah diangka 30.5 persen. Periode tanggal 1 sampai dengan 9 Mei, puncaknya di H+2,” ungkapnya.
Saat ini, tamu yang datang masih didominasi dari DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat, serta Jawa Tengah.
Deddy optimis okupansi hotel di DIY bisa mencapai 80 persen, dengan catatan kebijakan pemerintah tidak berubah-ubah.
Terpisah, General Manager Sheraton Mustika Yogyakarta , I Gede Sujana menambahkan reservasi sudah meningkat, bahkan mencapai 60 persen.
“Reservasi sudah progresif naik, mulai 30 April sampai 8 Mei. Rata-rata sudah masuk reservasi 60 %, harapan kami dapat maksimal,”ujarnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/merugi-akibat-pandemi-homestay-hingga-restoran-di-gunungkidul-mulai-dijual.jpg)