Asam Lambung

Cara Mengatasi Lendir yang Menumpuk di Tenggorokan Akibat Asam Lambung Naik

Lendir yang mengendap di tenggorokan akibat asam lambung bisa terjadi karena cairan dari saluran pencernaan naik kembali dari perut

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
tribunpontianak
Asam Lambung 

TRIBUNJOGJA.COM - Asam lambung merupakan penyakit yang banyak diderita orang. Jika sudah kena asam lambung, kondisi ini bisa kambuh kapan saja.

Ketika asam lambung naik biasanya muncul rasa mual hingga sakit di ulu hati serta dada terkadang terasa panas.

Tak hanya itu saja. asam lambung naik juga bisa memicu penumpukkan lendir di area tenggorokan.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

 

Kondisi ini disebabkan refluks laringofaringeal (laryngopharyngeal reflux/LPR).

Melansir Web MD, lendir yang mengendap di tenggorokan akibat asam lambung bisa terjadi karena cairan dari saluran pencernaan naik kembali dari perut dan mengendap di laring serta faring (tenggorokan).

Gejala LPR yang paling umum di antaranya sering berdeham, batuk terus-menerus, suara serak, sakit tenggorokan, sampai lendir di tenggorokan berlebihan.

Asam lambung yang menggenang di tenggorokan dan laring dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi dan peradangan yang serius.

Baca juga: 8 Jenis Obat Herbal Asam Lambung yang Gampang Ditemukan di Rumah

Untuk memastikan lendir di tenggorokan akibat asam lambung atau penyebab lain, ada baiknya penderita melakukan pemeriksaan fisik ke dokter.

Dokter umumnya melakukan pemeriksaan endoskopi di tenggorokan dan laring.

Selain itu, lendir atau dahak penderita juga diperiksa kadar keasamannya untuk mengidentifikasi refluks.

Cara hilangkan lendir di tenggorokan akibat asam lambung

Untuk mengatasi banyaknya lendir di tenggorokan akibat asam lambung, penderita bisa mengubah pola makan dan perilaku.

Melansir Harvard Health Publishing, penderita bisa mencoba berbagai cara menghilangkan lendir di tenggorokan akibat asam lambung sebagai berikut:

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved