Hari Kartini

CERITA Haru Perjuangan RM Soesalit, Putra Tunggal RA Kartini yang Hidup dalam Nestapa

Kehidupan Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat yang tak mengenal sosok ibu, itu pun harus merasakan kepiluan.

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
Kolase foto
CERITA Haru Perjuangan RM Soesalit, Putra Tunggal RA Kartini yang Hidup dalam Nestapa 

TRIBUNJOGJA.COM - Di balik perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan, banyak kisah-kisah yang menyedihkan tak diketahui banyak orang.

Mulai dari kematian RA Kartini hingga sosok putra semata wayangnya, Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat yang hidupnya seolah ‘terlupakan’, padahal sumbangsih ibunya terhadap Indonesia harusnya diganjar beribu-ribu pujian.

Kehidupan Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat yang tak mengenal sosok ibu, itu pun harus merasakan kepiluan.

Saat itu, ayah Soesalit adalah Bupati Rembang, Raden Mas Adipati Ario Djojoadiningrat.

Ketika Soesalit berusia delapan tahun, Ario Djojodiningrat menyusul sang istri ke hadapan Sang Pencipta.

Soesalit yang sudah tak punya ibu dan ayah di usia muda itu kemudian diurus oleh kakak tiri tertuanya Abdulkarnen Djojoadiningrat.

Mulai dari urusan sekolah hingga pekerjaan.

Abdulkarnen nantinya memangku jabatan sebagai Bupati Rembang menggantikan ayahnya.

Baca juga: RA Kartini Sang Pahlawan Emansipasi Perempuan, Penyebab Meninggalnya yang Menjadi Teka-teki

Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat bersekolah di Europe Lager School (ELS), sekolah elit untuk anak Eropa dan pembesar pribumi.

R.A Kartini pun dulu bersekolah di tempat tersebut sebelum akhirnya 'ditarik pulang' untuk dipingit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved