Berita Kriminal

Berita Kriminal: Dikenal Mapan Tapi Banyak Utang, Suami di Banten Tertekan Lalu Bunuh Istri dan Anak

Dikenal sebagai kepala keluarga yang mapan, namun belakangan pria bernama SA (44) itu terpaksa harus utang sana-sini. Pria itu lantas tega membunuh

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang pria yang sudah berkeluarga di Banten diduga mengalami tekanan batin atau depresi hingga akhirnya berbuat nekat membunuh istri dan seorang anaknya.

Kondisi tekanan secara psikologis itu ia alami setelah usahanya sebagai pedagang kain keliling terpuruk beberapa waktu belakangan.

Dikenal sebagai kepala keluarga yang mapan, namun belakangan pria bernama SA (44) itu terpaksa harus utang sana-sini.

Kondisi tersebut diduga menjadi latar belakang suami tersebut melakukan tindakan kriminal dengan membunuh istri dan anaknya, T (43) dan D (9). 

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

Berdasar hasil pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Serang, pelaku diduga mengalami depresi sehingga membunuh istrinya T (43) dan D (9). 

Usaha terpuruk

Pelaku SA merupakan pedagang kain keliling yang dikenal cukup mapan di lingkungan tempat tinggalnya tersebut.

Namun, selama beberapa tahun belakangan bisnis jual beli kain yang digeluti itu mengalami kendala, sehingga membuat dia terpaksa berutang ke beberapa orang.

Kondisi demikian menjadi salah satu faktor pendorong stres yang dialaminya sehingga SA mengalami depresi.

Pria itu lantas tega membunuh anak dan istrinya sendiri.

"Motif pelaku, memang akibat stres berat yang dialaminya, secara psikis membuat tersangka malu karena dikenal mapan tapi memiliki utang," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga saat ungkap kasus pembunuhan di Mapolres Serang, Selasa (19/4/2022),dikutip Tribun Jogja dari Tribun Banten.

Selain itu, jelasnya dari hasil pemeriksaan dalam aksi pembunuhan tersebut tidak ada perencanaan sebelumnya.

Keterangan saksi

Halaman
12
Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved