Piala FA
CHELSEA 2-0 Crystal Palace: Ancaman Ruben Loftus-Cheek kepada Liverpool
Jadwal final Piala FA antara Liverpool vs Chelsea dijadwalkan akan diselenggarakan pada 14 Mei 2022 mendatang di Stadion Wembley.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Chelsea ingin balas dendam kepada Liverpool setelah kekalahan di final Piala Carabao.
Jadwal final Piala FA antara Liverpool vs Chelsea dijadwalkan akan diselenggarakan pada 14 Mei 2022 mendatang di Stadion Wembley.
Ancaman itu disampaikan Ruben Loftus-Cheek, setelah The Blues lolos ke Final Piala FA untuk menantang The Reds berkat kemenangan 2-0 atas Crystal Palace, Minggu (18/4/2022).
Setelah mengakhiri kekeringan gol selama tiga tahun untuk membantu membawa timnya ke final kedua musim ini, gelandang Inggris itu ingin membalas dendam pada The Reds.
Gelandang itu membuka skor di babak kedua di Stadion Wembley dengan gol klub pertamanya selama tiga tahun.
Kemudian, Mason Mount menggandakan keunggulan bagi tim Thomas Tuchel untuk memastikan kemenangan 2-0 atas tim Eagles yang tampil tangguh.
Pemain yang sebelumnya dipinjamkan ke Palace, Loftus-Cheek, mengatakan the Blues ingin membalas dendam kepada the Reds.
“Kami ingin melawan mereka (Liverpool) kembali, sesederhana itu,” kata Loftus-Cheek kepada ITV Sport setelah peluit penuh waktu.
"Itu adalah pertandingan yang fantastis di final Piala Liga dan bisa saja berjalan dengan baik."
Gelandang itu semakin menikmati kesempatannya untuk bersinar setelah beberapa tahun yang sulit, menambahkan:
"Alasan saya masih di sini adalah mentalitas saya melalui semua cedera. Saya masih percaya pada diri sendiri dan saya mengatakan selama bertahun-tahun waktu saya akan tiba."
Loftus-Cheek telah muncul sebagai pahlawan di bawah Tuchel musim ini, tetapi mantan pemain internasional Inggris itu mengakui kesulitan untuk mencetak gol bagi Chelsea.
"(Sudah) terlambat!" dia menambahkan.
“Ini adalah jalan yang sulit dengan cedera dan dipinjamkan untuk menemukan bentuk saya lagi, tetapi saya selalu percaya pada diri sendiri dan saya selalu ingin bermain untuk Chelsea.
“Saya telah bermain cukup banyak musim ini, saya senang.
"Saya hanya berpikir untuk menembaknya, saya pikir itu butuh sedikit benturan tetapi saya akan menerimanya!
“Saya harus siap untuk masuk. Itu terlihat agak lambat di babak pertama jadi saya hanya ingin membawa energi."
Rekan setimnya, Mount dan pelatih Tuchel juga menyatakan kegembiraan mereka pada performa Loftus-Cheek dan kembalinya ke final Piala FA lagi.
"Saya sangat senang dengan Ruben," kata bintang Inggris itu.
"Dia adalah pemain top, top. Sudah waktunya bagi kami untuk memenangkan final di Wembley.
“Ini adalah lima final yang saya kalahkan, jadi kami harus memberi tekanan pada kami untuk melangkah."
Sementara itu, pelatih asal Jerman Thomas Tuchel bersumpah untuk bersiap menghadapi ancaman Liverpool.
"Saya senang menjadi bagian dari itu lagi, saya tidak bisa lebih bersemangat dan lebih bangga karena ini adalah kompetisi besar. Kami akan siap."
Laporan laga Chelsea vs Crystal Palace
Babak pertama pertandingan Chelsea vs Crystal Palace berjalan sangat alot dengan tempo sedang, menurut Kompas.com.
Chelsea asuhan Thomas Tuchel sebenarnya tampil mendominasi dengan persentase penguasaan bola mencapai 65 persen.
Namun, Chelsea yang mengandalkan trio Timo Werner, Mason Mount, dan Kai Havertz, di lini depan masih belum berhasil mencetak gol meski sudah melepaskan empat tembakan ke arah gawang.
Di sisi lain, Crystal Palace asuhan Patrick Vieira tercatat memiliki satu tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama.
Peluang terbaik Crystal Palace terjadi pada menit ke-35 ketika tendangan voli kaki kiri Cheikhou Kouyate dari dalam kotak penalti ditepis kiper Chelsea, Edouard Mendy.
Berlanjut ke babak kedua, Thomas Tuchel dan Vieira tidak melakukan pergantian pemain.
Sama seperti babak pertama, Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu.
Hingga menit ke-60, Chelsea yang terus mendominasi masih belum berhasil mencetak gol.
Chelsea terlihat sangat kesulitan menembus lini belakang Crystal Palace yang bertahan dengan delapan pemain ketika diserang.
Usaha Chelsea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 setelah Loftus-Cheek mencetak gol.
Gol Chelsea berawal dari keberhasilan Cesar Azpilicueta merebut bola dari kaki Tyrick Mitchel di sisi kiri pertahanan Crystal Palace.
Bola kemudian berpindah dua kali sebelum dikuasai Jorginho yang berdiri di depan kotak penalti Crysta Palace.
Jorginho yang tidak terkawal langsung mengirim umpan terobosan ke arah Kai Havertz.
Setelah melakukan akselerasi, Havertz mengirim umpan silang mendatar. Barisan pertahanan Crystal Palace sebenarnya berhasil menghentikan umpan pemain asal Jerman tersebut.
Namun, para pemain Crystal Palace tidak bisa berbuat banyak ketika Loftus-Cheek berhasil mendapatkan bola liar di kotak penalti.
Loftus-Cheek kemudian langsung melepas tendangan keras kaki kanan tanpa mengontrol bola.
Tembakan Loftus-Cheek itu meluncur deras masuk ke sisi kiri gawang Crystal Palace yang dikawal Jack Butland.
Terkejut dengan gol Loftus-Cheek, Vieira langsung memasukkan dua penyerang sekaligus, Christian Benteke dan Olise pada menit ke-72.
Kedua pemain itu masuk untuk menggantikan Jeffrey Schlupp dan James McArthur.
Pergantian tersebut membuat formasi Crystal Palace berubah dari awalnya 5-3-2 menjadi lebih menyerang 4-2-3-1.
Ketika sedang berjuang untuk bangkit, Crystal Palace justru kembali kebobolan pada menit ke-76.
Gol kedua Chelsea dicetak oleh Mason Mount. Menerima umpan Timo Werner, Mount berhasil melewati satu pemain Crystal Palace di sisi kiri kotak penalti dengan satu sentuhan.
Pemain asal Inggris itu kemudian langsung melepaskan tembakan mendatar kaki kanan yang meluncur masuk ke sudut kiri gawang Crystal Palace.
Gol tersebut adalah yang ke-12 bagi Mount untuk Chelsea musim ini.
Meski sudah unggul 2-0, Chelsea tetap berhasil memegang kendali permainan.
Chelsea nyaris menambah keunggulan andai tembakan jarak dekat Hakim Ziyech pada menit ke-90 tidak dimentahkan barisan pertahanan Crystal Palace.
Tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-0 untuk keunggulan Chelsea bertahan hingga akhir laga.
Susunan Pemain Chelsea Vs Crystal Palace:
Chelsea (3-4-3):
16-Edouard Mendy; 4-Andreas Christensen (6-Thiago Silva 82'), 2-Antonio Ruediger, 28-Cesar Azpilicueta; 24-Reece James, 5-Jorginho (7-Kante 77'), 8-Mateo Kovacic (12-Loftus-Cheek 25'), 3-Marcos Alonso; 19-Mason Mount (9-Lukaku 77'), 11-Timo Werner, 29-Kai Havertz (22-Ziyech 77')
Cadangan: 1-Arrizabalaga, 6-Thiago Silva, 7-Kante, 9-Lukaku, 10-Pulisic, 12-Loftus-Cheek, 17-Saul, 22-Ziyech, 31-Sarr
Pelatih: Thomas Tuchel
Crystal Palace (4-3-3):
1-Jack Butland; 2-Joel Ward, 6-Marc Guehi, 16-Joachim Andersen, 3-Tyrick Mitchel; 8-Cheikhou Kouyate (4-Milivojevic 86'), 15-Jeffrey Schlupp (20-Benteke 72'), 18-James McArthur (7-Olise 72'); 14-Jean-Philippe Mateta (9-Ayew 55'), 11-Wilfried Zaha, 10-Eberechi Eze
Cadangan: 13-Guaita, 4-Milivojevic, 5-Tomkins, 7-Olise, 9-J. Ayew, 17-Clyne, 20-Benteke, 22-Edouard, 34-Kelly
Pelatih: Patrick Vieira
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ruben-Loftus-Cheek-merayakan-gol-di-semi-final-Piala-FA-Inggris-Chelsea-vs-Crystal-Palace.jpg)