Breaking News:

Pakar Sosiologi UWM: Sekolah dan Dinas Pendidikan Perlu Petakan Motivasi Siswa Kejuruan Jadi Agresif

Siswa di sekolah kejuruan dinilai lebih memiliki kebebasan berekspresi dibanding sekolah selevel

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menjadi eksekutor penganiaya pelajar berinisial D di Kotagede, Minggu (3/4/2022) dini hari lalu sudah tertangkap.

Dia adalah RS (18) pelajar asal Mergangsan, Kota Yogyakarta.

RS bersama MMA terlebih dahulu berada di depan ketika aksi kejar-kejaran antara kelompok korban dan pelaku itu berlangsung di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Kota Yogyakarta.

Ia sengaja menunggu rombongan korban untuk selanjutnya mengayunkan gir berukuran 21 sentimeter ke arah wajah korban.

Dr Mukhijab MA, Dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosiologi dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Widya Mataram (UWM) mengatakan dengan adanya serangkaian peristiwa kekerasan oleh siswa, maka stakeholder pendidikan di Yogyakarta perlu duduk bersama untuk mendapat solusi yang tepat, dan pendekatan yang konsisten, berkelanjutan. 

“Para pemangku pendidikan jangan terjebak pada vonis bahwa perilaku menyimpang itu sepenuhnya kesalahan siswa, sikap demikian tidak adil dan tidak mendorong pendidikan yang bermartabat. Jadi, jangan jadikan siswa sebagai kambing hitam dari rangkaian kekerasan anak muda di Yogyakarta,” paparnya kepada Tribun Jogja, Senin (11/4/2022).

Dia menjelaskan, memang ada beberapa referensi hasil riset menunjukkan, perilaku siswa SMK cenderung bermasalah, yang bentuknya merugikan orang lain secara fisik maupun verbal. 

Perilaku mereka dikategorikan agresif dalam berbagai skala dari tinggi sampai rendah.

“Nah, adanya kategorisasi itu merugikan siswa kejuruan karena komunitas mereka yang terlibat kekerasan jumlahnya tidak mewakili ribuan siswa kejuruan,” jelasnya lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved