Berita Kota Magelang Hari Ini

Hari Jadi ke-1.116 Kota Magelang, Wali Kota: Masih Banyak Pekerjaan Rumah yang Harus Diselesaikan

Peringatan Hari Jadi ke-1.116 Kota Magelang yang jatuh pada 11 April 2022, dirayakan secara sederhana dengan upacara di halaman depan

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Peringatan Hari Jadi ke-1.116 Kota Magelang yang jatuh pada 11 April 2022, dirayakan secara sederhana dengan upacara di halaman depan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz menjelaskan, dirinya masih memiliki tugas untuk membawa Kota Magelang menjadi kota yang madani, berdikari, dan sejahtera.

"Kita harus menyelesaikan rencana pembangunan jangka panjang. Karena, janji pemimpin sebelumnya termasuk saya. InsyaAllah saya selesaikan pada 2024 ini," ujarnya usai upacara di halaman depam Pemkot Magelang, Senin (11/04/2022).

Baca juga: Diwarnai Ketegangan, Demonstrasi Mahasiswa di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta Tekankan Ini

Ia menambahkan, untuk mencapai visi-misi tersebut membutuhkan sinergisitas dari seluruh elemen masyarakat.

Karena, harus dimulai dengan mengubah pola pikir (mindset) hingga perilaku di masyarakat.

"Tentu, tidak mudah untuk mencapai itu. Tetapi kalau kita bersama, saya yakin bisa. Karena, kuncinya itu kebersamaan," terangnya.

Sementara itu, pihaknya masih akan berfokus pada program pemberdayaan masyarakat melalui program Mas Bagia.

Di mana, dalam program tersebut memiliki tujuan untuk mencetak para wirausahawan baru.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa Serentak, Sri Sultan HB X: Demo Itu aspirasi, Ya Silahkan Saja

"Sampai 2024, kami masih konsen pada pemberdayaan masyarakat. Hingga saat ini, baru tiga kelompok masyarakat yang mendapatkan bantuan. Nanti di 18 April ini, InsyaAllah sudah semua (menerima bantuan Mas Bagia)," ujarnya.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan pembangunan infrastruktur juga akan dilakukan sesuai dengan amanat undang-undang.

"Tetap ada pembangunan karena amanat undang-undang itu 20 persen. Namun, memang salah satu misi saya yaitu pemberdayaan masyarakat itu sebesar 50 persen. Di mana, saya ingin membuat Kota Magelang yang tidak ada sumber daya alamnya jadi manusianya yang harus dikebut untuk semakin baik," tutupnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved