Ultimatum Manajemen PSIM Yogyakarta, Presiden Brajamusti: Jangan Sekadar Target, Realisasikan!

Muslich Burhanuddin menagih keseriusan jajaran manajemen PSIM, untuk tak sekadar mematok target promosi melainkan juga merealisasikannya

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Dok Brajamusti
Dukungan Brajamusti kepada penggawa PSIM Yogyakarta musim lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Presiden Brajamusti, Muslich Burhanuddin menilai persaingan di kompetisi Liga 2 2022 lebih berat dibandingkan musim sebelumnya.

Sebab, dari total 28 kontestan terdiri 17 tim Liga 2 musim sebelumnya, 3 tim degradasi dari Liga 1 2021/22, dan 8 tim yang promosi dari Liga 3 2021/22, dipastikan tak ingin sekadar berkompetisi melainkan mematok target tinggi yakni promosi.

Sebut saja klub legendaris, Persipura Jayapura yang dipastikan tak ingin berlama-lama menghuni kompetisi kasta kedua.

Demikian pula Persela Lamongan yang baru saja menunjuk manajer anyar guna merealisasikan target kembali ke kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Ada pula wakil Sumatera yakni PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, Semen Padang dan Sriwijaya FC yang berupaya kembali tampil di Liga 1.

Di samping itu, ada kemungkinan kompetisi Liga 2 2022 tak lagi digelar dalam format home tournament melainkan home and away, sehingga dipastikan lebih berat dibandingkan musim sebelumnya.

Sebab itu, Muslich Burhanuddin menagih keseriusan jajaran manajemen PSIM, untuk tak sekadar mematok target promosi melainkan juga merealisasikannya dalam wujud nyata.

"Pertama kami ingin keseriusan manajemen, apabila ingin merealisasikan target lolos ke Liga 1 harus segera bergerak dengan menunjuk pelatih definitif. Menunjuk sosok pelatih yang berkelas, yang memang punya target untuk direalisasikan," ujar pria yang akrab disapa Tole ini kepada Tribun Jogja, Minggu (10/4/2022).

Lebih lanjut, Tole menegaskan agar manajemen klub berjuluk Laskar Mataram tak mengacu dengan persiapan kontestan Liga 2 lainnya, melakukan persiapan sedini mungkin apabila memang berkomitmen terhadap target yang diusung sekalipun memang belum ada kepastian terkait jadwal kompetisi kapan digelar.

"Kalau Liga 1 2022 rencananya digelar Juli 2022, itu kan sudah cukup menjadi acuan sebab Liga 2 pasti akan digulirkan dua hingga tiga pekan setelahnya," jelas Tole.

Baca juga: Siapa Bakal Jadi Pelatih Anyar PSIM Yogyakarta? Ini Jawaban Manajemen Laskar Mataram

Baca juga: Kelompok Suporter PSIM Yogyakarta Minta Manajemen Laskar Mataram Targetkan Promosi ke Liga 1

Setidaknya, lanjut Tole, manajemen PSIM Yogyakarta bergerak cepat untuk mengamankan kesepakatan dengan calon pelatih serta pemain.

Adapun sejauh ini, nama pelatih muda Imran Nahumarury santer dikabarkan menjadi yang terdepan untuk menempati jabatan pelatih kepala PSIM, mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Seto Nurdiyantoro ke PSS Sleman.

Namun ini masih bisa berubah, sebab PSIM bukan satu-satunya klub yang menginginkan jasa eks juru taktik PSIS Semarang tersebut, bersaing dengan kontestan Liga 1 seperti Bhayangkara FC dan Persikabo 1973.

Selain imran, ada dua pelatih lainnya yang dikaitkan dengan PSIM Yogyakarta yakni Fakhri Husaini serta Erwan Hendarwanto.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved