Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Sempat Tertutup Karena Longsor, Kini Akses Jalan Desa Petung-Gejayan Magelang Bisa Dilewati Kembali

Kejadian tanah longsor di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Sabtu (09/04/2022).

istimewa
Proses pembersihan material longsor yang menutupi akses jalan di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Minggu (10/04/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kejadian tanah longsor di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Sabtu (09/04/2022).

Berimbas, pada tertutupnya akses jalan penghubung antar dua desa yakni, Desa Petung dan Desa Gejayan.

Adapun,  tanah longsor berasal dari tebing setinggi 30 meter dan lebar 15 meter akibat tidak kuat menahan air hujan yang mengguyur Kabupaten Magelang sejak Sabtu sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Warsono menuturkan, membutuhkan dua hari lamanya untuk membuka kembali akses yang tertutup material longsor.

Baca juga: PPKM Kabupaten Magelang Turun Level 2, Dinkes Sebut Seluruh Indikator Terukur Membaik

"Peristiwa longsor, kali ini cukup parah penanganannya tidak bisa manual membutuhkan bantuan alat berat. Kemarin (Sabtu), kami sudah coba membersihkan namun tidak bisa sampai selesai karena hujan terus turun," ujarnya  saat dikonfirmasi Tribunjogja.com , pada Minggu (10/04/2022).

Ia menambahkan, proses pembersihan material pun dilanjutkan pada hari ini, Minggu (10/04/2022).

Sejak pagi tadi, sekitar puluhan orang dari tim gabungan diturunkan.

Penanganan pun berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.30 WIB.

Dan, dibantu dengan dengan 2 armada tangki air untuk membersihkan sisa tanah yang ada.

"Alhamdullilah, sekarang jalan sudah bisa dilewati. Tadi, sekitar 10.000 liter air yang dibutuhkan untuk menyemprot agar jalan bisa dipakai lagi," terangnya.

Adapun dari bencana tanah longsor tersebut, ia menjelaskan, tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Baca juga: Akses Jalan Antar Kecamatan di Pakis-Candimulyo Magelang Tertutup Longsor, 1 Orang Terluka

Karena, saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas dan lokasi jauh dari pemukiman warga.

"Tidak ada korban jiwa ataupun luka, Alhamdullillah. Namun, kami  meminta agar warga tetap waspada karena potensi terjadinya longsor susulan sangat besar,"terangnya.

Ia melanjutkan, apalagi wilayah Kabupaten Magelang diperkirakan masih menghadapi cuaca ekstrem hingga awal Juni nanti.

Di mana, cuaca akan didominasi hujan dari intensitas ringan hingga deras disertai angin kencang.

"Dari hasil evaluasi kami, diprediksi cuaca ektrem masih akan terjadi. Sehingga,  bencana seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung berpotensi besar masih akan kita hadapi, jadi harus waspada dan siaga,"urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved