KPU Buka Pendaftaran Parpol 1-7 Agustus 2022

Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana membuka pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 pada 1-7 Agustus 2022.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana membuka pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 pada 1-7 Agustus 2022. Rencana jadwal pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024 tertuang dalam Rancangan Peraturan KPU.

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari, mengatakan, penentuan waktu pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024 berdasarkan rujukan Pasal 176 ayat 4 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ia menyebut, aturan Pemilu 2024 masih sama seperti Pemilu 2019, yang menghendaki parpol peserta Pemilu 2024 ditetapkan selambat-lambatnya 18 bulan sebelum pemungutan suara.

Hasyim menambahkan, jika pendaftaran dilakukan pada 1-7 Agustus 2022, KPU sudah bisa menentukan siapa saja parpol peserta Pemilu 2024 pada 14 Desember 2022.

"Di Pasal 179 ayat 2, penetapan parpol berdasarkan sidang pleno KPU paling lambat 14 bulan sebelum pencoblosan," kata Hasyim dalam diskusi "Sosialisasi Rancangan PKPU Pendaftaran Verifikasi dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu", Kamis (7/4).

Ia melanjutkan, pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung pada 14 Februari, dihitung 14 bulan sebelum hari H, yaitu 14 Desember 2022.

"Jadi, 14 Desember 2022, kami sudah bisa ketahui parpol apa aja yang ditetapkan KPU menjadi peserta Pemilu 2024," ujar Hasyim.

Adapun, syarat-syarat parpol menjadi calon peserta Pemilu 2024, antara lain, harus sudah berbadan hukum, memiliki kepengurusan di seluruh provinsi alias di 34 provinsi, memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi terkait.

Kemudian, parpol calon peserta Pemilu 2024 wajib punya kepengurusan 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota terkait, punya paling sedikit 30 persen keterwakilan perempuan di kepengurusan pusat, serta memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 atau satu per 1.000 jumlah penduduk.

"Jadi, yang wajib disiapkan adalah daftar nama anggota dan KTA untuk memastikan NIK sebagai identitas anggota parpol. Sebab, seorang warga negara tidak boleh menjadi anggota ganda di parpol," katanya.

Parpol calon peserta Pemilu 2024 harus pula memiliki kantor tetap kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota. Parpol juga wajib mengajukan nama, lambang, dan tanda gambar kepada KPU.

"Terakhir, parpol harus menyerahkan nomor rekening dana kampanye pemilukepada KPU. "Nomor rekening dana kampanye berbeda dengan nomor rekening parpol," tuturnya.

Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Imran, memastikan bahwa tahapan Pemilu 2024 dimulai 14 Juni 2022. Ia berharap tak ada kendala saat tahapan dimulai.

"Pemilu dan pilkada serentak pada 2024 digadang bisa mempercepat pembangunan serta mendorong konsolidasi politik di pusat dan daerah," paparnya.

Sebelumnya, nasib Pemilu 2024 menjadi pertanyaan publik setelah sejumlah elite pemerintah mewacanakan penundaan. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan anak buah untuk tak lagi bicara penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden. (tribun network/dng/dod)

Baca Troibun Jogja edisi Jumat 8 April 2022 halaman 01

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved