Air MCK Berganti-ganti Warna Biru Merah Hitam, Warga Ciwalengke Saring Air Selokan Tercemar Limbah

Sudah hampir 10 tahun warga Kampung Ciwalengke, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, harus mengandalkan air Sungai

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
KOMPAS.com/ M ELGANA MUBAROKAH
Rini Marliani (54) istri dari ketua RW setempat mengaku warga Kampung Ciwalengke Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya sudah puluhan tahun mengalami krisis air bersih dan menggunakan aliran air sungai yang tercemar limbah pabrik dan rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari 

Bantuan Pemerintah

Rini menuturkan, sekitar dua tahun silam, pemerintah Kabupaten Bandung pernah memberikan bantuan berupa sumur bor air bersih untuk warga.

Namun sayang, bantuan tersebut tak berlangsung lama, lantaran titik penentuan sumur tersebut tidak strategis, sehingga suplai air bersihnya tidak merata.

"Sempat ada bantuan pembuatan sumur bor untuk bersama, belum lama ada sekitar 2 tahunan. Cuma tidak merata, jadi yang lain tidak kebagian, akhirnya ditutup," ungkapnya.

Tercemar Limbah

Rini mengatakan, jauh sebelum ada Satgas Citarum Harum, air Sungai Ciwalengke yang digunakan oleh warga RT 02 RW 10 tercemar limbah.

"Wah sebelum ada tentara mah, air di MCK itu warnanya ganti-ganti, kadang biru, merah, atau hitam, bau nya menyengat. Ya, tergantung pabrik lagi menggunakan warna apa," tambahnya.

Ia mengakui, banyak warga yang terkena penyakit kulit terutama gatal-gatal. Ia pun berharap segara ada solusi untuk masyarakat di wilayahnya terkait ketersediaan air bersih.

"Warga mah minta ada air bersih untuk minum, karena kita gak tau meskipun rumahnya nampak baik, kalau di sini bisa jadi airnya jelek," tutup dia.

Artikel tayang di https://bandung.kompas.com/read/2022/04/08/173409478/cerita-warga-ciwalengke-bandung-saring-air-selokan-tercemar-limbah-untuk?page=all#page2

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved