Sederet Terpidana Mati di Jawa Barat, Terbaru Herry Wirawan

Laporan data dari Kanwil Kemenkum HAM Jabar sebelumnya disebutkan ada belasan terpidana mati di Jabar yang menunggu eksekusi hukuman mati.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
freepik
ilustrasi penjara 

TRIBUNJOGJA.COM - Herry Wirawan, guru ngaji yang memperkosa belasan santriwati di Jawa Barat menambah panjang daftar para terpidana mati yang kelak bakal dieksekusi.

Pelaku pemerkosaan berantai tersebut divonis pidana mati setelah hakim Pengadilan Tinggi Bandung mengabulkan permintaan jaksa penuntut umum, dari semula dihukum seumur hidup di Pengadilan Negeri Bandung.

Pidana mati Herry Wirawan tentu hanya satu tambahan. Sebelumnya, ada belasan terpidana mati di Jawa Barat yang hingga kini belum dieksekusi.

Laporan data dari Kanwil Kemenkum HAM Jabar sebelumnya disebutkan ada belasan terpidana mati di Jabar yang menunggu eksekusi hukuman mati.

Para terpidana mati ini di Jawa Barat ini tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jabar dan Lapas Nusakambangan.

"Total narapidana di Jabar yang vonis pidana mati 19 orang," ujar Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris dalam wawancara dengan Tribun pada 22 Juli 2020.

Saat ini, mereka‎ tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jabar dan Lapas Nusakambangan.

"Rinciannya tujuh orang terpidana mati kasus pembunuhan dan 12 orang kasus narkoba. Ditahan di sejumlah lapas, ada yang di Nusakambangan," ujar Aris.

Dari 12 orang kasus narkoba yang menjalani pidana mati, ada beberapa terpidana merupakan warga negara asing.

Salah satu terpidana mati yang belum dieksekusi yakni Wawan Alias Awing. Terpidana mati dalam kasus pencurian dengan kekerasan dengan korban meninggal Sisca Yofie di Kota Bandung.

Pada pengadilan tingkat pertama dan banding, Wawan dipidana seu‎mur hidup. Pada tingkat kasasi, Wawan divonis mati.

Dia sempat di Lapas Cirebon. Sekarang sudah dipindah ke Lapas Nusakambangan. Selain Wawan, ada juga M Veri. Terpidana hukuman mati kasus pembunuhan berencana pada nyaris satu keluarga di Kabupaten Purwakarta.

Korbannya, ibu dan bayi di dalam kandungan serta anaknya.

"Sejauh ini belum ada eksekusi. Kabar terakhir dia sedang upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung. Sekarang dia di Lapas Cirebon," kata Dulnasir, kuasa hukum yang sempat menangani perkara M Veri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved