Mutiara Ramadhan Tribun Jogja LDNU DIY

Puasa Ramadhan dan Kepekaan Sosial

Puasa Ramadhan adalah momentum tahunan yang selalu dirindukan umat Islam.Puasa Ramadhan bisa mendatangkan banyak keutamaan.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Fathorrahman Ghufron, Wakil Katib Syuriyah PWNU Yogyakarta 

Oleh: Fathorrahman Ghufron, Wakil Katib Syuriyah PWNU Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM -  Puasa Ramadhan adalah momentum tahunan yang selalu dirindukan umat Islam.

Ibarat tamu agung atau yang dimulyakan, kehadiran puasa Ramadhan selalu disambut dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan.

Sebab, bagi umat Islam, puasa Ramadhan bisa mendatangkan banyak keutamaan dan pelipatgandaan pahala kebajikan.

Bahkan, di puasa Ramadhan, Allah menjanjikan banyak kemurah-hatian berupa ampunan dan pembebasan dari api neraka bagi siapapun yang mampu memanfaatkan dengan kesungguhan dan keikhlasan dalam beribadah dan bermuamalah.

Dari sekian kemurahan yang Allah berikan kepada siapapun yang menjalankan puasa Ramadan, tentu kita harus menkontekstualisasikan dalam kehidupan.

Dalam hal ini, berpuasa dengan penuh iman dan ihtisaban adalah prasyarat yang Allah tegaskan kepada kita sesungguhnya menyiratkan dua konteks.

Pertama¸ imanan adalah ekosistem teologis yang meniscayakan kepasrahan dan keyakinan kepada Allah (Hablun minallah).

Dalam ekosistem ini, puasa Ramadhan yang kita lakukan semata-mata diniatkan untuk menambatkan segenap tubuh, jiwa, pikiran, hati dan semua komponen kedirian kepada Allah.

Konsekwensinya, ketika kita melakukan berbagai aktivitas ibadah harus difokuskan pada penguatan niat penghambaan kita kepada Allah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved