Klaten Keren

Para Pejabat Klaten Berkomitmen Jadi Muzaki

Para pejabat Klaten menyatakan berkomitmen untuk membayar zakat atau muzaki untuk optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS)

ist
Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pemerintah dengan Baznas Klaten dalam rangka Optimalisasi Pengumpulan ZIS Tahun 2022 di Pendopo Agung Setda Klaten, Rabu (30/3/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Para pejabat Klaten menyatakan berkomitmen untuk membayar zakat atau muzaki untuk optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Klaten.

Niat itu diwujudkan melalui penandatanganan komitmen di atas banner warna putih di acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pemerintah dengan Baznas Klaten dalam rangka Optimalisasi Pengumpulan ZIS Tahun 2022 di Pendopo Agung Setda Klaten, Rabu (30/3/2022).

Penandatanmgan komitmen membayar zakat dimulai dari Bupati Klaten Sri Mulyani, diikuti Asisten Pemerintahan Jaka Purwanto, para staf ahli, kepala badan dan dinas serta para camat yang hadir.

Bupati Klaten Sri Mulyani saat pengarahan menegaskan penandatangan komitemen ini untuk ditindaklanjuti secara serius oleh para pejabat dan ASN Klaten.

Bupati mengaku akan mengecek komitmen para pejabat Klaten dalam membayar zakat ini pasca sosialisasi.

“Kalau agama sudah jelas menerangkan kalau membayar zakat adalah perintah. Maka saya selaku Bupati Klaten juga memerintahkan bagi para ASN untuk membayar zakat. ASN itu tugasnya ada tiga, yakni melayani masyarakat, membantu dan menjalankan perintah Bupati dan menjaga kesatuan NKRI” kata Sri Mulyani

Terkait pemanfaatan zakat Bupati Klaten menerangkan akan dimanfaatkan mendukung program pemerintah terkait pengentasan kemiskinan.  Apalagi akibat pandemi covid hampir tiga tahun ini, angka kemiskinan di Klaten sedikit meningkat.

“Kalau semua program harus dengan APBD, hal itu butuh proses dan tahapan.  Tapi dana Baznas itu akan bisa menopang program pengentasan kemisikinan sesuai hak penerima zakat.  Istilahnya APBD bagi pemerintah ada di tangan kanan dan Baznas ada di tangan kiri.  Tapi yang pasti saya sudah perintahkan semua pejabat dan ASN Klaten membayar zakat.  Saya yakin Baznas Klaten dapat dipercaya” tandasnya.

Ketua Baznas Klaten Mukhlis Hudaf mengungkapkan kalau zakat itu untuk membersihkan harta.  Apalagi menjelang bulan Ramadhan, upaya optimalisasi pengumpulan ZIS akan lebih didorong.

“Bulan Ramadhan ini pengumpulan ZIS akan kami optimalkan.  Diawali  dengan penandatangan komitmen menjadi muzaki para pejabat, kami akan silaturakhim ke perangkat daerah mendampingi Bupati. Kalau target capaian zakat meningkat, nanti penerima manfaat juga meningkat. Dan hikmat zakat selain untuk membersihkan harta, juga sarat diterimanya sholat seseorang.  Sebab tidak diterima sholat seorang muslim jika ia tidak berzakat, dan sebaliknya tidak diterima zakat seorang muslim jika ia tidak menjalankan sholat” pesan Mukhlish Hudaf.

Petugas Amil Pelaksana Baznas Klaten Wahyudi Martono saat ditemui disela-sela acara menerangkan kalau capaian zakat di Klaten terus meningkat. Untuk area Solo Raya, Baznas Klaten berada di urutan tiga besar pengumpul ZIS terbanyak.

“Baznas Karanganyar masih menjadi lembaga terbanyak dengan pengumpulan ZIS mencapai 22 milyar, Boyolali 6 milyar dan Klaten 4,4 milyar. Kami proyeksikan tahun 2022 ini angka capaian pengumpulan Baznas Klaten lebih dari Rp6 miliar,’’ terang Wahyudi.


Sebagai informasi Bupati Sri Mulyani  telah melantik lima pimpinan baru Baznas Klaten masa bakti 2022 - 2027. KH Mukhlis Hudaf dipercaya menjadi ketua  dibantu Rantiman, Aidi Syunani. Edy Mahyadi dan Muslih Wachyu Mahdy masing-masing sebagai wakil ketua. Sedangkan Ketua Baznas pereode 2017-2022 dijabat  Wibowo Moektiharjo, mantan Sekda Klaten 2004. (*/rls/adv)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved