PAUD Bentuk Karakter Dasar Anak Sleman

Pemkab Sleman berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan anak usia dini guna mendukung kesiapan anak-anak memasuki usia sekolah

istimewa
Siswa PAUD Meris Ceria di Ketingan, Mlati, Sleman berfoto bersama setelah jalan-jalan dengan ibu untuk mengenali potensi daerah, Sabtu (25/12/2021) 
Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman
Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman (Ist)

*Oleh: Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo

SALAH satu Misi Pemerintah Kabupaten Sleman adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Pelayanan pendidikan yang berkualitas diantaranya dilakukan melalui ketersediaan satuan pendidikan yang disertai pendidik dan tenaga pendidik yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Sleman bahkan mengupayakan pelayanan pendidikan yang berkualitas mulai dari jenjang pendidikan paling dini bagi anak, yakni masa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna mendukung kesiapan anak-anak untuk memasuki usia sekolah.

Periode anak usia dini merupakan penentu perkembangan seseorang di usia dewasa. Maka dari itu Pemkab Sleman berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan anak usia dini guna mendukung kesiapan anak-anak memasuki usia sekolah.

Pada Januari 2022 tercatat jumlah Satuan Pendidikan PAUD sebanyak 1.076, terdiri dari TK, KB, TPA, SPS/PP, PKBM dan SKB, 490 diantaranya telah terakreditasi dengan jumlah pendidik PAUD mencapai 1.541 pendidik. Pemkab Sleman juga memberikan perlengkapan dasar peserta didik kepada 1.500 peserta didik PAUD.

Pemkab Sleman secara konsisten dan bertahap meningkatkan kualitas pendidikan usia dini di Kabupaten Sleman. Salah satunya dapat terlihat dalam Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD 2021 98,35 % meningkat dibanding tahun 2020 yang 96,88 %.

Hal tersebut dipengaruhi oleh Rasio Siswa Guru dan Rasio Siswa Kelas  PAUD/sederajat yang membaik dari tahun 2020 ke tahun 2021. Rasio Siswa Guru berubah dari 13,00 menjadi 12,09. Sedangkan Rasio Siswa Kelas berubah dari 49,65 menjadi 44,12. Selain itu, kualitas pendidikan PAUD Kabupaten Sleman juga ditunjang, persentase guru yang layak mengajar dari 83,57 pada 2020 menjadi 95,01 pada tahun 2021.

Sesuai amanat undang-undang, PAUD merupakan salah satu upaya untuk memberikan rangsangan pendidikan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pendidikan usia dini dilaksanakan melalui 3 jalur yaitu pendidikan formal dalam bentuk TK atau sederajat, jalur pendidikan nonformal dalam bentuk KB, TPA, SPS, dan bentuk lain yang sederajat serta jalur Informal yakni pendidikan yang diselenggarakan dalam lingkungan keluarga.

Pemahaman sebagian masyarakat tentang pendidikan usia dini selama ini hanya sebatas proses yang terjadi di lembaga pendidikan formal dan nonformal, padahal proses pendidikan sebagian besar justru dilakukan di dalam lingkup keluarga. Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang mempersiapkan anak-anak dengan nilai-nilai luhur dan etika dalam bermasyarakat, sehingga anak-anak memiliki bekal karakter yang kuat.

Berdasarkan hal tersebut, usaha Pemkab Sleman untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan usia dini secara formal maupun non formal tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pendidikan keluarga yang baik. Untuk itu, mari bersama-sama kita berikan pendidikan karakter yang baik kepada anak-anak kita, melalui jalur formal, nonformal maupun pendidikan keluarga, agar muncul generasi Sleman yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved