Demi Mendapatkan Minyak Goreng, Warga di Magelang Rela Antre Sejak Subuh
Fenomena kelangkaan minyak goreng terlihat di sebuah agen pemasok minyak goreng di wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Gambaran fenomena kelangkaan minyak goreng terlihat di sebuah agen pemasok minyak goreng di wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang, Rabu (30/03/2022).
Jeriken-jeriken kosong tampak berjejer menunggu giliran untuk diisi.
Sedangkan, pemiliknya sibuk melihat nomor antreannya berharap pasokan minyak bisa didapatkan, hingga giliran nomor mereka dipanggil.
Salah satunya Nurul Azmi (30), warga Grabag, Kabupaten Magelang yang bernomor antrean 70.
Sejak, Subuh tadi dirinya sudah ikut antre bersama dengan warga lain untuk mendapatkan minyak goreng.
"Sudah antre dari subuh, tapi ini belum dapat juga padahal sudah siang (saat itu sekitar pukul 11.45 WIB). Kata (agennya) stok minyak goreng sudah habis, disuruh datang lagi besok,"ujarnya dengan rasa kecewa.
Ia menjelaskan, dirinya rela antre karena pasokan minyak goreng di pasaran sulit didapatkan.
Padahal dalam sehari, ia mengaku, menbutuhkan hingga 30 liter minyak goreng untuk produksi keripik goreng olahannya.
"Saya itu UMKM keripik, sehari butuh hampir 30 liter untuk usaha. Kalau, di pasar itu stok minyak goreng terbatas, kalau mau pakai minyak kemasan tidak akan menutupi (modal) karena harganya bisa Rp26 ribuan per liternya. Sedangkan, di pasar minyak curah kosong. Di sini (agen) harga minyak curah seharga HET yakni Rp15.500 per liter, lebih murah. Ini, makanya jauh-jauh datang dari pagi biar kebagian (minyak goreng), malah dibilang sudah habis,"ujarnya.
Di tengah rasa kekesalannya itu, ia pun berharap kepada pemerintah untuk secepatnya mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng.
Agar, para pelaku usaha seperti dirinya bisa berproduksi normal kembali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Antrean-minyak-goreng-di-agen-minyak-Muntilan.jpg)