Serie A

AC MILAN: Dan Mimpi Buruk Gianluigi Donnarumma Berlanjut

Donnarumma tidak dalam performa terbaiknya selama dua pertandingan terakhir bersama Gli Azzurri di play-off Piala Dunia 2022 Qatar.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Marco BERTORELLO / POOL / AFP
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma mengulangi akhir pertandingan sepak bola semifinal UEFA Nations League antara Italia dan Spanyol di stadion San Siro (Giuseppe-Meazza) di Milan, pada 6 Oktober 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gianluigi Donnarumma masih harus menghadapi mimpi buruk akhir-akhir ini.

Kiper Italia itu tidak dalam performa terbaiknya selama dua pertandingan terakhir bersama Gli Azzurri di play-off Piala Dunia 2022 Qatar.

Kekalahan 1-0 dari Makedonia Utara membuat Italia tersingkir dari Piala Dunia 2022, bahkan tidak mencapai final play-off.

Banyak yang menyalahkan mantan pemain AC Milan itu yang tidak membuat reaksi terbaik dalam menghalau satu-satunya gol yang menyingkirkan Italia.

Kesulitan yang dialami Gigio tidak hanya terjadi di tim nasional Italia, tetapi juga berlaku di Paris Saint-Germain (PSG).

Striker Real Madrid Karim Benzema (L) merayakan gol ke gawang PSG di Liga Champions.
Striker Real Madrid Karim Benzema (L) merayakan gol ke gawang PSG di Liga Champions. (JAVIER SORIANO / AFP)

Pemain berusia 23 tahun itu memilih meninggalkan AC Milan pada akhir kontraknya pada Juni 2022 silam.

Penjaga gawang dari akademi Rossoneri itu menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan raksasa Ligue 1 Prancis.

Namun segalanya tidak berjalan seperti yang diharapkan pemain internasional Italia setelah bergabung kurang dari setahun yang lalu.

Dia belum juga berhasil menjadi starter reguler di Parc des Princes dengan mengoleksi 19 penampilan di semua kompetisi.

Donnarumma bahkan telah kebobolan sebanyak 17 gol sejauh musim ini, dengan mencatatkan delapan clean sheet.

Dan titik terendahnya terjadi pada pertandinjgan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid dua minggu lalu.

Kiper Les Parisiens membuat blunder fatal setelah kehilangan bola di dalam kotak penalti, yang berbuah gol penyeimbang Karim Benzema.

Namun Mauricio Pochettino tetap membelanya, dengan mengatakan bahwa striker asal Prancis tersebut sebelumnya telah melanggar kipernya.

Namun itu tidak menghentikan kritik dari fans PSG dan mereka yang telah lama tidak menyukainya di Italia untuk terus mengkritik Gigio.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved