Berita Gunungkidul Hari Ini

BPBD Gunungkidul Laporkan Pohon Tumbang di Sejumlah Wilayah Akibat Hujan Angin

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul telah menerima laporan kejadian dari dampak hujan angin yang terjadi pada

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Salah seorang warga menunjukan butiran es saat hujan mengguyur wilayah Semanu, Gunungkidul, pada Senin (28/03/2022) sore. Hujan deras disertai angin mengguyur sebagian besar wilayah Gunungkidul sore ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul telah menerima laporan kejadian dari dampak hujan angin yang terjadi pada Senin (28/03/2022) sore tadi.

Sejauh ini, nilai kerugian yang timbul mencapai belasan rupiah.

Kepala Seksi Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Gunungkidul, Agus Wibawa melaporkan dampak kerusakan terjadi setidaknya di 4 kapanewon.

Baca juga: Upaya Gaet Wisatawan, Pengelola Wisata di Bantul Dapat Siapkan Paket Buka Bersama Selama Ramadan

"Dampak bencana yang kami terima laporannya sejauh ini terjadi di Semanu, Wonosari, Karangmojo, hingga Nglipar," kata Agus dihubungi malam ini.

Adapun dampak yang timbul akibat hujan disertai angin sore tadi sebagian besar berupa pohon tumbang. Batang pohon mengenai rumah warga hingga menutup akses jalan pemukiman setempat.

Menurut Agus, sejauh ini ada 6 bangunan dari 4 kapanewon tersebut yang mengalami rusak ringan hingga sedang setelah tertimpa pohon tumbang. 3 di antaranya berada di Nglipar, yang salah satu bangunan milik Pondok Pesantren Darul Qoir.

"Lainnya merupakan rumah warga, selain di Nglipar ada 2 unit rumah di Karangmojo dan 1 unit rumah di Wonosari yang terkena pohon tumbang," jelasnya.

Adapun pohon tumbang dilaporkan mengenai kabel jaringan listrik di Nglipar. 2 ruas jalan pun sempat terblokir akibat pohon tumbang, yang berada di wilayah Semanu dan Wonosari.

Sejauh ini, akumulasi kerugian yang timbul akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 14,5 juta. Nilai kerugian paling besar menimpa rumah seorang warga di Nglipar, lantaran kerusakannya mencapai tingkat sedang.

"Sebagian besar lokasi kejadian sudah ditangani dan terkondisi," ujar Agus.

Meski sudah terkondisi, ia memastikan penanganan tetap berjalan hingga besok. Pihaknya pun masih melakukan pemantauan jika nantinya ada tambahan laporan dampak kejadian lainnya.

Baca juga: KPK Panggil Andi Arief jadi Saksi Kasus Dugaan Suap Bupati nonaktif Penajam Paser Utara

Adapun hujan es juga sempat mengguyur wilayah Semanu sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi. Meski hanya seukuran kerikil, kemunculan hujan es ini pun sempat menghebohkan warga setempat.

"Saya tadinya mendengar suara kelotakan dari atap, ternyata saat dilihat hujannya disertai es," tutur Arista Putri, warga Pedukuhan Pragak, Kalurahan Semanu.

Menurutnya, hujan es tersebut tak berlangsung lama. Namun setelah sempat reda sesaat, hujan kembali turun dengan deras dan disertai angin cukup kencang. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved