Inspiring Beauty

Lidwina Danaswara Fokus Kesetaraan Hukum

KESETARAAN hukum bagi semua adalah harapan dara bernama lengkap Lidwina Danaswara.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Agus Wahyu
TRIBUN JOGJA/DOMAS ARI
Lidwina Danaswara 

KESETARAAN hukum bagi semua adalah harapan dara bernama lengkap Lidwina Danaswara. Wina, begitu ia akrab disapa, memang mendalami ilmu hukum, sejak ia memutuskan kuliah di Fakultas Hukum kelas Internasional UGM.

Khususnya yang menyangkut kasus kejahatan perdagangan manusia, menurut Wina, masih ada beberapa kasus human trafficking yang kemudian dari sisi korban masih belum mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum maksimal lantaran berbagai faktor.

Kejahatan kemanusiaan ini, bagi Wina, adalah tragedi yang terus berulang lantaran ada celah dari sebuah sistem dan juga masih belum mampunyai pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan masyarakat.

"Dengan aku memperdalam ilmu hukum, setidaknya kelak aku bisa turut serta memberi sumbangsih pada kasus kasus hukum terutama human trafficking, agar korban mendapatkan keadilan yang seadil adilnya," ungkap Wina.

Sebelumnya, Wina sudah berangan-angan kuliah di luar negeri. Negara Jerman adalah tujuannya. Ia pun sudah mempersiapkan semuanya, termasuk les bahasa Jerman.

Political Science adalah jurusan yang diinginkannya ketika ia kuliah di Jerman. Namun, sang Ibu menyarankan agar ia tetap kuliah di Indonesia saja dengan beragam pertimbangan. Meski berat hati, Wina menuruti saran Ibunya.

"Ya mungkin orang tua, terutama Ibu ngga tega lepas anaknya hidup sendiri di negara orang. Padahal waktu itu, aku sudah berusaha meyakinkan," kenang Wina.

Saat ini, Wina sedang menyelesaikan tugas akhir kuliahnya. Tema yang diambil tak jauh soal human trafficking. Sebelum fokus mengerjakan skripsinya, Wina terlebih dahulu magang di Kementerian Luar Negeri.

Lantaran masih pandemi, magang tersebut hampir seluruhnya dilakukan secara daring. Hal ini dirasakan Wina memang kurang maksimal. Hanya saja pertimbangan demi kesehatan bersama magang online ini dilakukan.

"Waktu itu magang kurang lebih selama satu bulan saja. Banyak pengalaman baru aku dapat. Salah satunya bagaimana berkomunikasi dengan beragam orang, tak melulu soal hukum saja," kata Wina.

Isi Waktu Luang Dengan Membaca
Dara kelahiran Surakarta, 15 Oktober 2000 ini mengisi waktu luang dengan membaca. Beberapa buku bacaan Wina di isi dengan tema tema ringan, semisal kisah sukses hingga tema serius seperti kasus kasus hukum.

Membaca bagi Wina adalah peluang untuk memperluas wawasannya. Belakangan ini, Wina justru merasa memiliki banyak waktu, luang lantaran hanya fokus mengerjakan tugas akhir kuliahnya.

"Kalau ngga pas megang skripsi jadinya gabut. Nah, aku pilih baca baca buku aja biar ngga jenuh. Selain itu paling nonton film buat hiburan," kata Wina.

Untuk menjaga mood agar tetap fokus mengerjakan skripsinya, Wina juga kerap mencari udara segar ke tempat tempat terbuka yang menurutnya bisa menambah energi positifnya.

"Aku suka pemandangan yang hijau hijau. Rasanya bikin seger dan bikin semangat lagi. Sesekali juga boleh memanjakan mata dengan yang sejuk biar mata ini juga kembali sehat," kata Wina. (yud)

Baca Tribun Jogja edisi Minggu 27 Maret 2022 halaman 03

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved