Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Bawa Panci dan Alat Masak, Emak-emak di Yogyakarta Protes Kenaikan Harga Sembako

Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat tergabung dalam Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Yogyakarta menggelar aksi damai #RakyatJogjaMenggugat.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Para perempuan menyuarakan aspirasinya tentang kenaikan harga bahan pokok di Titik Nol Km Yogyakarta, Jumat (25/3/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat tergabung dalam Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Yogyakarta menggelar aksi damai #RakyatJogjaMenggugat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (25/3/2022) siang. 

Massa terpantau turun ke jalan dan berkumpul di Titik Nol Kilometer kurang lebih pukul 13.30 WIB. 

Mereka membawa sejumlah atribut dan spanduk berisikan tuntutan mereka pada aksi ini, antara lain penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu, penurunan harga sembako dan seterusnya.

Sementara kalangan Ibu-ibu turut hadir ke lokasi aksi dengan membawa peralatan memasak di antaranya panci, spatula, juga wajan. 

Baca juga: Harga Telur dan Cabai Melambung, Stok Sembako di Kota Yogyakarta Aman Sampai Akhir Tahun 

Sambil memukul peralatan dapurnya, mereka berteriak menyuarakan protesnya menolak wacana perpanjangan jabatan presiden saat ini, serta mengecam tingginya harga kebutuhan pokok.

Nur Aisyah dari Persaudaraan Mak2 Indonesia di atas podium menyuarakan protes atas harga kebutuhan pokok yang membumbung tinggi.

"Dari gas, minyak goreng, telur, kedelai, dan lain-lain. Menyebabkan mak-mak menjerit, pusing tujuh keliling dan tidak tahu lagi ngecakke (membagi) uang seperti apa," kata Nur dalam orasinya.

Para emak-emak turut mengeluhkan antrean minyak goreng di mana-mana.

Ujung-ujungnya mempengaruhi finansial dan usaha mereka lantaran harus mengeluakan biaya lebih ketika harus belanja di toko modern.

"Kenapa Bapak presiden hal ini terjadi?" tanya Nur.

Mereka mendesak pemerintah segera menurunkan harga-harga kebutuhan pokok tersebut.

Para wakil rakyat juga diminta tak tinggal diam melihat situasi serba sulit ini.

"Jangan sampai emak-emak se-Indonesia marah dan mogok massal," cetusnya.

Presidium Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI), Syukri Fadholi mengatakan, aksi kali ini juga sebagai bentuk penolakan terhadap wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved