Berita Kulon Progo Hari Ini
YIA Sambut Delegasi G20 dengan Kearifan Lokal
YIA menyambut beberapa delegasi dengan tarian Anoman dan Ganongan dalam agenda Energy Transitions Working Group dimulai sejak 23-25 Maret.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - PT Angkasa Pura I memberikan sambutan keistimewaan dan keramahtamahan terhadap delegasi G20 saat menginjakkan kaki di Yogyakarta International Airport (YIA) , Kabupaten Kulon Progo .
YIA turut serta dalam mempromosikan dan memperkenalkan keistimewaan yang dimiliki oleh Yogyakarta.
PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan YIA menyambut beberapa delegasi dengan tarian Anoman dan Ganongan dalam agenda Energy Transitions Working Group dimulai sejak 23-25 Maret.
Selain penyambutan melalui kesenian dan budaya, YIA juga telah menyiapkan produk UMKM unggulan di Kawasan Tugu Malioboro dan Galeri Pasar Kotagede.
Baca juga: Bandara YIA Kulonprogo Kini Dilengkapi Mobil GATe untuk Berikan Pelayanan Prima pada Penumpang
Bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM DIY dan Java Connections Art.
Sejalan dengan penyelenggaraan agenda Energy Transitions Working Group dengan topik securing energy, accessibility, smart & clean energy technologies scaling up dan advancing energy financing, YIA turut
berpartisipasi dalam mewujudkan Green Airport yang senantiasa memperhatikan aspek pelestarian lingkungan hidup.
Satu di antaranya pelestarian air dengan pemanfaatan air hujan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di YIA.
Pemanfaatan air hujan dilakukan dengan membangun fasilitas rain water tank kawasan yang berfungsi untuk menangkap, mengumpulkan, mengolah, dan meresapkan air limpahan hujan sebagai sumber air alternatif bagi keperluan operasional bandara.
Air hujan ditadah dan dikumpulkan untuk kemudian disaring menggunakan sistem reverse osmosis.
Untuk mewujudkan bandara yang ramah lingkungan, YIA didukung berbagai perangkat utilitas yang mendukung konsep ramah lingkungan seperti penggunaan lampu LED, elevator, lift dan travelator yang menggunakan fitur sleep mode, sanitair dengan fitur dual flush and auto faucet, serta penggunaan kaca bangunan Sunergy Green yang mampu merefleksikan sinar matahari dengan baik dan mendukung efisiensi penggunaan pendingin ruangan di dalam area terminal.
Selain memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan hidup, YIA dirancang dengan arsitektur bergaya modern.
Baca juga: Promosikan Wisata, Dinpar Kulon Progo Buka Pameran Ekraf di Bandara YIA
Namun eksterior dan interior tetap menggambarkan budaya Yogyakarta, baik itu melalui instalasi karya seni yang melibatkan berbagai seniman lokal Yogyakarta, maupun beragam area yang telah didesain secara khusus untuk menjadi etalase Yogyakarta, Kulon Progo , dan sekitarnya.
"YIA memang dirancang dan dibangun dengan memperhatikan aspek pelestarian lingkungan hidup pada berbagai aspeknya, mulai dari perangkat utilitas yang ramah lingkungan, penghematan energi, hingga penghematan air. Oleh karena itu, di tahun 2021 YIA meraih Sertifikat 'Gold' Greenship dari Green Building Council Indonesia,” kata Pandu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/3/2022).
Mr. Phoumin Han, delegasi yang mewakili Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menyampaikan impresi yang baik terhadap YIA saat tiba Rabu (23/3/2022) kemarin.
Kunjungan pertamanya di Yogyakarta sangat menarik. Dirinya merasakan kehangatan di tempat ini.
"Yang membuat saya terkesan di YIA, keramahtamahan yang disiapkan bagi kami. Saya juga merasa kagum dengan pemadangan di YIA ini," ucapnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/YIA-Sambut-Delegasi-G20-dengan-Kearifan-Lokal.jpg)