Dua Bocah Kembar Tewas Ditabrak Moge, Kasusnya Berakhir Damai

Pengendara moge dilaporkan memberi uang Rp 50 juta pada keluarga korban dan mengklaim kasus itu tidak berlanjut proses hukum.

Editor: Mona Kriesdinar
ist
Dua pengendara moge dengan perwakilan keluarga korban bocah kembar yang tewas ditabrak. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua orang bocah tewas dalam kecelakanaan maut yang terjadi di ruas Jalan Raya Kalipucang-Pangandaran, tepatnya di blok Kedungpalumpung, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (12/3/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dua korban adalah Hasan Firdaus dan Husen Firdaus (8).

Mereka merupakan putra dari pasangan Wasmo dan Empong, warga Blok Kedungpalumpung, Dusun Babakansari RT 3/5, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Adapun motor Harley yang menabrak dua bocah kembar tersebut di antaranya, motor berpelat nomor D 1993 NA berwarna merah yang dikendarai Angga Permana Putra (40) asal Kota Cimahi dan motor berpelat nomor B 6227 HOG yang dikendarai Agus Wardi (52) asal Bandung Barat.

Dua motor gede yang terlibat kecelakaan di Jalan Kalipucang - Pangandaran hingga menewaskan dua bocah kembar pada Sabtu (12/3/2022)
Dua motor gede yang terlibat kecelakaan di Jalan Kalipucang - Pangandaran hingga menewaskan dua bocah kembar pada Sabtu (12/3/2022) (IST)

Kasus kecelakaan ini pun berakhir damai.

Pengendara moge dilaporkan memberi uang Rp 50 juta pada keluarga korban dan mengklaim kasus itu tidak berlanjut proses hukum.

Pemberian uang Rp 50 juta pada korban tertulis dalam surat perjanjian.

Ada empat poin yang ditandatangani oleh pihak pertama yakni Iwa Kartiwa perwakilan keluarga korban pihak kedua, pengendara moge, Angga Permana Putra dari HDCI Bandung. 

Surat perjanjian itu diketahui kepala Desa Ciganjeng, Imang Wardiman, yang dilaksanakan di Mapolsek Kalipucang pada tanggal 12 Maret 2022.

Diantaranya, pertama pihak ke satu dan pihak kedua telah menerima bahwa kecelakaan tersebut sebagai musibah dari Allah SWT.

Kedua, pihak kedua Angga Permana Putra memberikan santunan uang tunai kepada pihak ke satu sebesar Rp 50 juta dan pihak ke satu sudah menerimanya.

Ketiga, pihak ke satu dan pihak kedua telah sepakat dan mufakat bahwa perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan, serta pihak ke satu tidak akan menuntut di kemudian hari Secara hukum pidana maupun perdata kepada pihak kedua.

Keempat, apabila dikemudian hari ternyata ada pihak lain yang mempersalahkan kembali permasalahan ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengesampingkan atau tidak menanggapinya dan atau gugur demi hukum.

Satu keluarga korban putra ibu kedua bocah kembar, Iwa Kartiwa menyampaikan, soal uang sebesar Rp 50 juta ia mengaku tidak menerima.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved