Bahas Masa Depan Profesi di Era Digital, Program Magister Akuntansi UII dan APSSAI Gelar Webinar

Di era revolusi industri 4.0, berbagai profesi dipaksa untuk berubah sesuai dengan tatanan perubahan lingkungan yang cepat.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/Istimewa
APSSAI bekerja sama dengan Program Magister Akuntansi UII gelar webinar bahas masa depan profesi akuntansi di era digital, Sabtu (5/3/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

 


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Digitalisasi untuk menunjang profesi sudah menjadi kebutuhan.

 


Untuk itu, Asosiasi Program Studi S2 Akuntansi Indonesia (APSSAI) bekerja sama dengan Program Magister Akuntasi Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan webinar nasional.

 


Ketua Program Magister Akuntansi UII, Drs Dekar Urumsah SSi MCom (IS) PhD CFrA menjelaskan, di era revolusi industri 4.0, berbagai profesi dipaksa untuk berubah sesuai dengan tatanan perubahan lingkungan yang cepat.

 


Dengan begitu, organisasi profesional juga terpaksa mencari model pendekatan baru.

 


“Profesi akuntansi membutuhkan model yang mampu menjawab perubahan dan perkembangan teknologi dalam proses digitalisasi dan transformasi digital, sehingga profesi akuntan lebih efektif dan agile,” katanya, Selasa (8/3/2022).

 


Dia menjelaskan, permodelan ini harus mempersiapkan profesi akuntansi untuk masa depan yang lebih siap menghadapi tantangan dan perubahan dengan menguatkan paradigma di bidang-bidang seperti pendidikan, budaya, dan teknologi.

 


Dilanjutkannya, akibat ada sistem komputerisasi, beban kerja akuntan telah berkurang.

 


Transaksi akuntansi yang rumit dan sulit dilakukan dengan menggunakan metode tradisional dibuat dengan mudah dan cepat. 

 


Kebutuhan akan digitalisasi dan transformasi menjadi keharusan untuk masa depan akuntansi. 

 


Metode akuntansi tradisional seperti paper, receipts, registration, declaration, notification, dan lain-lain pada akhirnya akan dilakukan oleh sistem akuntansi berbasis internet, layaknya cloud system dan teknologi blockchain.

 


“Maka, kemarin Sabtu (5/3/2022), kami bekerja sama dengan APSSAI serta seluruh Prodi S2 Akuntansi Indonesia menggelar webinar bertajuk ‘Accounting Education Engineering as a Response to Future Industrial and Enviromental Change’,” tuturnya.

 


Ia mengungkap, webinar ini membahas berbagai analisis, perspektif, dan hasil riset dari para akademisi. 

 


Tujuan diselenggarakan webinar ini antara lain untuk menjadi forum ilmiah bagi para akademisi dalam mengkaji isu-isu terkini di bidang accounting education.

 


Juga, menggali informasi terkait arah strategi di bidang accounting education dalam upaya menjawab tantangan perubahan lingkungan industri.

 


“Webinar ini juga mengevaluasi dan memberikan solusi konkrit terkait accounting education engineering di masa yang akan datang,” paparnya.

 


Kegiatan webinar ini, menurutnya, bisa memberikan pencerahan dan solusi konstruktif atas strategi accounting education dalam menjawab perubahan industri dan lingkungan masa depan.

 


“Ini diharapkan bisa memberikan kontribusi ilmiah yang bermanfaat bagi dunia akademik,” tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved