Liga 3
Mataram Utama FC Berbagi Poin dengan PSGC Ciamis
Mataram Utama FC harus rela berbagi poin dengan seterunya, PSGC Ciamis kala melakoni laga di babak 16 besar Grup DD.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Mataram Utama FC harus rela berbagi poin dengan seterunya, PSGC Ciamis kala melakoni laga di babak 16 besar Grup DD, Senin (7/3/2022) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.
Laga yang dimulai pukul 13.00 WIB itu berkesudahan dengan skor sama kuat 1-1.
Beruntung saja, pada pertandingan lainnya di Grup DD antara Gresik United dan Persidago sama-sama meraih hasil imbang 0-0.
Untuk itu semua tim di Grup DD kompak meraih 1 poin pada pertandingan perdananya.
Praktis akan membuat persaingan semakin ketat lantaran hanya menyisakan dua laga untuk mengamankan lolos ke Liga 2.
Pelatih Mataram Utama FC, Erwan Hendarwanto mengatakan tidak kecewa dengan anak asuhnya meski dalam pertandingan itu tidak sesuai dengan target.
Baca juga: Mataram Utama FC Targetkan Poin Penuh saat Hadapi PSGC Ciamis di Babak 16 Besar Liga 3 Nasional
"Target memang meleset, tapi kita tetap apresiasi pemain, motivasi mereka untuk meraih kemenangan sangat tinggi meski hasilnya masih 1-1," ujarnya seusai pertandingan.
Eks pelatih PSIM Yogyakarta itu tetap bersyukur karena timnya sudah berupaya dengan keras.
Pasukan Mataram Utama FC memang sempat unggul 1-0 lewat sepakan keras dari Martua Sandeni yang memanfaatkan kemelut di depan gawang PSGC Ciamis .
Namun kemenangan di depan mata harus kandas setelah pemain tengah PSGC Ciamis , Ismail Sholeh menyamakan kedudukan pada menit 70 lewat tandukannya yang gagal dihentikan oleh Deny Pangestu.
"Hasil ini tetap kita syukuri, pemain dan kita pastinya ingin lebih namun pada akhirnya harus berbagi poin," katanya.
Kendati demikian, Erwan mengaku tak akan tinggal diam.
Dalam waktu dua hari ini tim pelatih akan membenahi timnya jelang laga selanjutnya melawan Gresik United dan Persidago Gorontalo.
Dua pertandingan penting yang akan menentukan nasib Mataram Utama FC di Liga 3 Nasional.
Naik kasta atau coba lagi tahun depan.
"Kita perbaiki pada pertandingan berikutnya, mudah-mudahan hasilnya lebih baik dari hari ini," imbuhnya,
Sementara itu kapten tim Mataram Utama FC , Harry Kusuma Silaban mengatakan sejumlah faktor yang membuat timnya gagal meraih poin penuh atas PSGC Ciamis .
Baca juga: Harry Kusuma Silaban Bertekad Bawa Mataram Utama FC Promosi Lolos ke Liga 2 di Babak 16 Besar
Salah satunya adalah cuaca pada siang hari pukul 13.00 WIB yang sangat menyengat dan terasa membakar kulit saat bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
"Cuaca di Sidoarjo jam 1 siang main itu panas sekali, dan itu sangat menguras tenaga pemain. Jadi menurut saya faktor itu jadi salah satu yang membuat kita kurang maksimal," ujarnya saat dihubungi Tribunjogja.com .
Harry melanjutkan, kalau pertandingan perdana di babak 16 besar memang cukup memberikan tantangan.
Namun ia memastikan para pemain sudah tidak canggung untuk bermain lebih terbuka.
Pemain yang baru saja lulus dari jurusan PJKR FIK UNY ini lebih menekankan proses adaptasi yang perlu dilakukan sesegera mungkin untuk mengantisipasi pertandingan selanjutnya yang juga digelar pada pukul 13.00 WIB.
"Kalau canggung buat saya tidak ada lagi meski ini pertandingan perdana di babak 16 besar. Justru saat ini proses adaptasi cuaca harus dilakukan oleh pemain lebih cepat. Kita ingin lebih siap lagi dan maksimal buat nanti," bebernya.
Selain itu Harry mengamini jika peluang Mataram Utama FC lolos ke Liga 2 masih terbuka lebar setelah pada pertandingan lain di Grup DD antara Gresik United melawan Persidago Gorontalo meraih hasil imbang.
Kemenangan di sisa dua laga terakhir pun akan menjadi target Mataram Utama FC , hal ini lantaran pada pertandingan pertama belum mampu meraih poin penuh untuk lebih dulu mengamankan posisi.
"Kita targetkan menang di dua pertandingan terakhir, itu target mutlak kalau kita ingin tampil di Liga 2 musim depan," tambahnya.
Baca juga: Mataram Utama FC Boyong 24 Pemain ke Babak 16 Besar Liga 3 Nasional
Jalannya Laga
PSGC Ciamis vs Mataram Utama FC sejak menit awal bermain dengan tensi yang cukup tinggi.
Keduanya bermain dengan bola-bola pendek dan banyak menusuk dari tengah lapangan.
PSGC Ciamis membuka peluang lebih dulu lewat kerja sama Ismail Sholeh dengan Hasan Alfarizi, namun bola masih bisa diantisipasi oleh kiper, Deny Pangestu.
Tak mau ditekan, Mataram Utama FC giliran membuat peluang lewat Bagus Khairil Anwar pada menit 5, namu sepakan kaki kirinya belum menemui sasaran.
Menit 9 kembali Ismail mengancam gawang Deny Pangestu dengan umpannya yang disambut oleh oleh Ganjar, namun bola masih bisa diamankan.
Hingga menit 20, kedua tim saling jual beli serangan.
Mataram Utama FC yang ingin lebih dulu mengamankan laga perdana babak 16 besar membuat peluang lewat M Ridhwan , namun bola masih bisa dihalau oleh kiper, Aryandy Widiansyah.
Hingga peluit babak pertama usai M Ridhwan sempat menebar ancaman ke gawang PSGC, namun bola masih melenceng.
Masuk babak kedua, Mataram Utama akhirnya memecah kebuntuan pada menit 51, sepakan keras dari Martua Sandeni memanfaatkan kemelut di depan gawang PSGC Ciamis tak mampu diantisipasi Aryandi.
Baca juga: Tantangan Besar Mataram Utama FC di Babak 16 Besar, Melawan Tiga Klub Bersejarah
Kedudukan 1-0 untuk Mataram Utama FC .
Tertinggal 1 gol, Ismail Sholeh dkk berkali-kali membombardir pertahanan Mataram Utama FC .
Sementara itu anak asuh Erwan Hendarwanto tampak mulai kelelahan setelah melakukan pertahanan ketat untuk mengantisipasi serangan lawan.
Ganjar Kurniawan sempat kembali menebar ancaman bagi Mataram Utama FC .
Deny Pangestu cukup sigap menyelamatkan gawangnya pada menit 60.
Gempuran dari PSGC Ciamis kemudian lebih gencar lagi, dan akhirnya berbuah manis pada menit 71 setelah tandukan Ismail mengelabui Deny.
Skor berubah menjadi 1-1.
Mataram Utama FC tak tinggal diam beberapa upaya dilakukan oleh Harry Kusuma dkk untuk kembali mengungguli permainan.
Namun upaya yang dibangun belum berbuah gol sampai peluit akhir ditiupkan.( Tribunjogja.co m )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mataram-Utama-FC-Berbagi-Poin-dengan-PSGC-Ciamis.jpg)