Pasukan Israel Tiba-tiba Serang Jemaah yang Rayakan Isra Miraj di Masjid Al-Aqsa

Pasukan Israel secara tiba-tiba melemparkan gas air mata dan granat kejut ke kerumunan jemaah yang tengah merayakan Isra Miraj.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI
Wisatawan berdiri di Bukit Zaitun yang menghadap Kota Tua Yerusalem dan Kubah Batu di kompleks masjid al-Aqsa pada 18 Februari 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM, YERUSALEM - Perayaan Hari Raya Isra Miraj yang digelar di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada Senin (28/2/2022) kemarin diwarnai aksi penyerangan oleh pasukan Israel.

Pasukan Israel secara tiba-tiba melemparkan gas air mata dan granat kejut ke kerumunan jemaah yang tengah merayakan Isra Miraj.

Akibat serangan dari pasukan Israel tersebut, 14 warga Palestina terluka dimana empat orang di antaranya harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka cukup parah.

Tak hanya menyerang jemaah yang merayakan Isra Mirat, pasukan Israel juga menahan 20 warga Palestina dalam insiden tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bulan Sabit Merah Palestina pada Senin (28/2/2022) malam.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, aksi penyerangan pasukan Israel tersebut sempat direkam oleh warga Palestina.

Video yang dibagikan oleh warga Palestina di media sosial menunjukkan pasukan Israel melemparkan gas air mata dan granat kejut ke kerumunan jemaah, di mana terdapat banyak anak dan bayi, yang memicu kepanikan.

Satu video menunjukkan seorang perwira Israel mendorong seorang wanita muda ke tanah dan meninjunya, sebelum menyeretnya pergi dengan bantuan polisi lainnya.

Baca juga: Emma Watson Beri Dukungan Kepada Palestina

Jemaah Palestina berkumpul di dekat masjid Al-Aqsa--situs tersuci ketiga dalam Islam dan tempat dari mana Nabi Muhammad dikatakan telah naik ke surga--hari itu untuk merayakan hari raya Isra Miraj.

Sejak Yerusalem diduduki sepenuhnya oleh Israel pada tahun 1967, kompleks yang berisi Masjid Al-Aqsa telah berulang kali menjadi sasaran pemukim, polisi, dan tentara Israel.

Pelecehan terhadap jemaah Palestina meningkat selama beberapa bulan terakhir.

Pemukim Israel secara rutin masuk ke kompleks selama shalat Jumat untuk menyerang masjid dan umat, dengan persetujuan diam-diam dari pasukan Israel yang ditempatkan di dekat masjid.

Pada 2021, kompleks itu digerebek oleh lebih dari 34.500 orang Israel, menurut Kementerian Wakaf Palestina, otoritas yang bertanggung jawab atas tempat-tempat suci Palestina.

Masjid Al-Aqsa telah menjadi medan pertempuran simbolis yang mengkristalkan ketegangan antara pemukim Israel, yang ingin mengeklaim seluruh Yerusalem, dan warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan Israel.

PBB menganggap Yerusalem Timur sebagai tanah Palestina yang diduduki. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved