Berita Sleman Hari Ini

Serahkan SK Pengangkatan, Bupati Kustini Berharap 153 CPNS di Sleman Bisa Segera Bekerja

SK pengangkatan CPNS yang diserahkan saat ini terhitung mulai tanggal (TMT) Februari 2022 dan surat perintah melaksanakan tugas (SPMT) 1 Maret 2022.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Bagian Protokol dan komunikasi pimpinan Setda Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyerahkan SK pengangkatan kepada 153 CPNS di Pendopo Parasamya Sleman, Selasa (1/2/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 153 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) formasi 2021 di Kabupaten Sleman, resmi menerima SK pengangkatan.

Penyerahan SK diberikan langsung oleh Bupati Sleman , Kustini Sri Purnomo di Pendopo Parasamya, Selasa (1/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan kepada CPNS yang menerima SK supaya bisa langsung bekerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dibagi. 

"Harapan saya bisa segera bekerja di OPD yang sudah dibagi. Semoga OPD bisa mengarahkan yang terbaik, sehingga regenerasi ke depan, berkualitas untuk membangun di Sleman," kata dia. 

Baca juga: Pemkab Sleman Gelar Bimtek Kearsipan Berbasis Aplikasi 

Meskipun bertambah calon pegawai negeri sipil, namun Pemerintah Kabupaten Sleman , dikatakan Kustini, hingga saat ini masih cukup banyak kekurangan pegawai.

Menurutnya, pegawai yang pensiun berdasarkan perhitungan, ada sekira 6.500-an.

Sementara calon pegawai yang masuk tidak sampai 1.000an pegawai tiap tahun.

Untuk itu, pihaknya terus mengusulkan supaya ada lagi rekrutmen formasi. 

"Supaya nanti tidak lagi kekurangan," kata dia. 

Baca juga: Pemkab Sleman Gelontorkan Rp 191 Juta untuk Reaksi Cepat Penegakan Prokes Saat PPKM Level 3 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman , Priyo Handoyo menyampaikan, SK pengangkatan CPNS yang diserahkan saat ini terhitung mulai tanggal (TMT) Februari 2022 dan surat perintah melaksanakan tugas (SPMT) 1 Maret 2022.

Mereka yang menerima SK pengangkatan telah melalui serangkaian seleksi, mulai dari SKD hingga SKB.

Awalnya, ada 2.929 pendaftar hingga akhirnya terseleksi sampai pemberkasan ada 153 orang. 

"Terdiri dari 77 orang tenaga kesehatan dan 76 tenaga teknis," kata dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved