Breaking News:

Hasil Survei Elektabilitas Capres, Ganjar, Prabowo dan Anies Bersaing Ketat

Elektabilitas Ganjar Pranowo berdasarkan hasil survei sebesar 16,18 persen.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
kolase/dok Tribunnews.com
Jika Maju Pilpres, Prabowo, Anies, Ganjar, Siapa Menang? Ini Peta Elektabilitas 5 Lembaga Survei 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Indopol Survey & Consulting menggelar surei elektabilitas calon presiden di Pilpres 2024 mulai dari 18-25 Januari 2022.

Hasilnya, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati posisi teratas.

Elektabilitas Ganjar Pranowo berdasarkan hasil survei sebesar 16,18 persen.

Di posisi kedua ada nama Prabowo Subianto dengan 15,85 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 14,88 persen.

Direktur Eksekutif Indopol Survey & Consulting Ratno Sulistiyanto menjelaskan, dalam pertanyaan terbuka yakni Figur tokoh nasional yang menurut publik layak menjadi pemimpin Indonesia (Presiden) 2024, Ganjar paling dipilih publik dengan persentase 16,18 persen.

"Disusul Prabowo Subianto 15,85 persen, kemudian Anis Baswedan 14,88 persen," kata Ratno kepada wartawan, Minggu (27/2/2022) seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.

Sementara itu, ada nama Joko Widodo (5,28 persen), kemudian Ridwan Kamil (4,55 persen), Sandiaga Uno (4,76 persen), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (2,76 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (2,28 persen), dan lainnya mendapat apresiasi di bawah 2 persen.

Survei ini juga menemukan bahwa tren popularitas, liketabilitas dan elektabilitas dalam pertanyaan semi terbuka dengan 22 nama calon presiden 2024, menunjukkan sosok Ganjar Pranowo memiliki tingkat elektabilitas tertinggi (20,49 persen) dan efektif dalam memanfaatkan popularitasnya.

Baca juga: Pilpres 2024: Komunitas Emak-emak di Jatim Favoritkan Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto Kedua

Baca juga: PILPRES 2024: PPP Lirik Tokoh di Luar Partai 

"Posisi kedua beda tipis adalah Prabowo Subianto (20,33 persen), ketiga Anis Baswedan (19,02 persen), dimana angka-angka ini naik dari survei sebelumnya (bulan November 2021) dan selisihnya pun sudah mulai tidak jauh antar ketiga nama tersebut," ucapnya.

Penelitian ini menggunakan metode Survei.

Data-data kuantitatif bersumber dari survei pendapat masyarakat dengan instrumen kuesioner.
Wawancara dilakukan secara tatap muka (face to face interview) dengan protokol kesehatan Covid-19 pada kurun waktu tanggal 18–25 Januari 2022.

Pengambilan sampel dengan cara multistage random sampling, di mana jumlah responden tiap Provinsi di wilayah Indonesia diambil secara proporsional.

Penentuan responden dilakukan secara random sistematis.

Kriteria responden adalah mereka yang berumur 17 tahun atau sudah menikah.

Responden berjumlah 1230 orang dengan margin error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved