Susul PAUD dan SMP, Seluruh SD di Klaten Kini Juga Hentikan PTM 50 Persen

Saat ini terdapat 22 SD di Klaten yang melaporkan ke pihaknya jika tenaga pendidik dan peserta didik mulai terjangkiti Covid-19.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Plt Kepala Disdik Klaten, Yunanta saat TribunJogja.com temui di kantor Dinas Pendidikan, Senin (21/2/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen di bangku sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah resmi dihentikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memutuskan untuk memberhentikan PTM 50 persen di tingkat SD mulai Selasa (22/2/2022) hingga  Rabu (2/3/2022).

Kebijakan itu menyusul keputusan serupa yang telah ditetapkan oleh Disdik Klaten pada jenjang pendidikan di bangku PAUD dan SMP mulai Senin (21/2/2022) ini.

"Mulai besok (Selasa) kita setop PTM 50 persen di bangku SD. Semua siswa kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ)," ujar Plt Kepala Disdik Klaten, Yunanta saat ditemui di kantornya, Senin (21/2/2022).

Diakui Yunanta, hingga saat ini terdapat 22 SD di Klaten yang melaporkan ke pihaknya jika tenaga pendidik dan peserta didik mulai terjangkiti Covid-19.

Dari 22 SD itu terdapat 16 guru dan 6 siswa yang saat ini berstatus positif Covid-19.

Baca juga: Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Klaten kini Capai 1.599, Pemkab: Kemarin Penambahan Terbanyak

Baca juga: Pohon Bertumbangan di Dua Desa di Juwiring Klaten Setelah Diterjang Angin Kencang, Ini Laporan BPBD

Menanggapi laporan itu, Yunanta pun menggelar rapat koordinasi dengan kepala SD se-kabupaten Klaten untuk mendengarkan saran serta masukan dari para kepala sekolah tersebut.

"Kita gerak cepat agar tidak muncul klaster Covid-19 di sekolahan sehingga kita gelar rapat koordinasi. Para guru dan siswa itu statusnya OTG," imbuhnya.

Ia berharap, dengan pemberlakuan PJJ bagi seluruh SD di Klaten, maka siswa dan guru bisa lebih sehat dan demi memutus penularan Covid-19 di Klaten yang saat ini masih mengalami tren kenaikan.

Sementara itu, seorang orang tua siswa, Epri (36) mengaku pasrah dengan kebijakan yang diambil oleh Disdik Klaten tersebut.

"Kalau memang pindah lagi ke PJJ ya mau gimana. Kita selaku orang tua siswa ya hanya bisa pasrah. Semoga itu keputusan yang terbaik," imbuhnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Klaten pada Senin (21/2/2022) terdapat penambahan kasus baru sebanyak 224 kasus.

Dengan demikian, jumla kasus aktif Covid-19 di Klaten jadi 1.703 kasus. Pada hari yang sama terdapat 119 kasus sembuh dan 1 pasien Covid-19 meninggal dunia. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved